Menulis dengan tangan

Menulis dengan tangan tetap merupakan aktivitas yang penting. Meski teknologi, seperti komputer atau laptop merupakan alat inovatif yang sangat membantu seseorang untuk belajar, bukan berarti orang tersebut mengalami proses pemahaman dari pembelajaran secara utuh.

Penelitian dari Karin H. James dan LauraEngelhardt (Indiana University) menunjukkan bahwa ketika anak-anak menggambar huruf (menulis dengan tangan) di kertas, mereka mengaktifkan tiga area berbeda dari otak mereka.

Penelitian lain dari Pam Mueller (Princeton University) dan Daniel Oppenheimer (University of California) menunjukkan hasil bahwa siswa yang membuat catatan dengan tangan memiliki pemahaman yang lebih baik tentang pelajaran daripada mereka yang membuat catatan di komputer.

Penelitian-penelitian itu merupakan pengingat bahwa menulis dengan tangan dapat membantu seseorang dalam pembelajaran. Orang tersebut dapat memaksimalkan proses kognitifnya, seperti menemukan koneksi-koneksi baru, mengevaluasi bukti, dan membuat kesimpulan.

Kecepatan tak selalu menentukan

Ada yang mengatakan bila Anda tidak cepat, maka orang lain (kompetitor) akan mendahului Anda.

Ada yang mengatakan kecepatan adalah harapan bahkan tuntutan dari pelanggan. Kalau Anda tak memberi sekarang juga maka jangan berharap Anda dilirik.

Menurut saya, kecepatan tak selalu menentukan. Yang utama adalah mengetahui arah (directions).

Tindak lanjut

Persoalan, keraguan, keingintahuan, dan keinginan membuat sesuatu menjadi lebih baik adalah pemicu ditemukan dan dikembangkannya ilmu pengetahuan dan bisnis.

Langkah berikutnya adalah mewujudkan secara nyata apa yang menjadi mimpi atau apa yang sudah direncanakan secara sistematis dan menggunakan akan sehat.

Kepercayaan untuk mengatasi pandemi

Beberapa bulan terakhir ini bukan waktu yang mudah bagi orang di seluruh dunia. Pandemi melanda berbagai negara. Banyak upaya yang telah dilakukan, terutama yang melibatkan aspek medis, ekonomi, hingga teknologi.

Untuk menghasilkan koordinasi dan kerja sama yang terbaik, saya kira salah satu pilarnya ada pada kepercayaan. Kepercayaan terhadap ilmu pengetahuan, juga kepercayaan terhadap ilmuwan dan otoritas publik.

Pada tingkat individu dan komunitas, inisiatif, solidaritas, dan tindakan yang saling terkoordinasi antarorang dan antarkomunitas merupakan kunci.

Hormat, terima kasih, dan doa saya bagi semua tenaga kesehatan profesional dan semua sistem pendukungnya yang ada di garis depan.

Jeda #23

"People don’t notice whether it’s winter or summer when they’re happy." *Anton Chekhov

Jeda #22

"Waste no more time arguing about what a good person should be. Be one." *Marcus Aurelius

Jeda #21

“If you aren’t in over your head, how do you know how tall you are?” *T.S. Eliot

Jeda #20

"It’s not that I’m so smart, it’s just that I stay with problems longer." *Albert Einstein

Jeda #19

"Patience is the only true foundation on which to make one’s dreams come true." *Franz Kafka

Jika saja

Memunculkan gagasan, membandingkan antargagasan, dan membuat perencanaan itu semua bagus. Namun menindaklanjuti adalah hal terpenting.

Mengajukan pernyataan “Jika saja…” untuk dilengkapi merupakan awal, tapi itu bukan penentu. Melakukan eksperimen atau mempraktikkan adalah keutamaan yang sebenarnya.

Kita mungkin tidak dapat mendapat banyak dukungan seperti yang kita harapkan. Sulit untuk mengendalikan hal-hal semacam itu. Namun kita selalu dapat mengendalikan upaya yang kita lakukan atas kehendak diri kita sendiri.

Khas dan spesifk

Yang berpengaruh dan berhasil di dunia kreatif dan bisnis saat ini, bukan yang mengerjakan sesuatu yang umum. Namun yang melakukan sesuatu yang sangat spesifik.

Mereka tidak melakukan sesuatu yang sama dengan sebagian besar atau kebanyakan orang. Mereka bertaruh pada produk, karya, atau metode yang khas dan spesifik untuk memperoleh posisi di dunia ini.

Format konten yang paling banyak mendapat social dan share

Andy Crestodina mempresentasikan tentang penulisan konten di web. Andy mengutip salah satu penelitian yang dilakukan oleh Steve Rayson.

Steve Rayson, salah satu pendiri Buzzsumo, melakukan penelitian tentang konten. Ia menganalisis jutaan artikel.

Steve berusaha menemukan data mengenai artikel seperti apa yang banyak memperoleh tautan (getting a link) dan dibagi atau disebarluaskan (getting share). Steve menyimpulkan ada dua jenis format:

Pertama, konten yang membentuk opini dan berasal dari sumber yang otoritatif.

Kedua, konten yang memberi informasi berdasar penelitian yang baik dan dilengkapi dengan bukti-bukti yang lengkap.

Agar lebih sederhana, berkaitan dengan dua format konten yang paling banyak mendatangkan interaksi antarorang di internet dan paling banyak mendapatkan tautan (social dan share), Andy menyederhanakan menjadi: konten yang memiliki pendapat yang kuat (strong opinion) dan konten menyajikan penelitian yang asli (original content).

Sumber:

Andy Crestodina Writing for the Web part 1.

Keberhasilan perusahaan atau organisasi besar

Bila Anda melihat perusahaan atau organisasi besar di dunia yang berhasil memberi dampak positif bagi kehidupan manusia, apakah mereka jadi sukses karena para pemimpinnya punya sejumlah kekuatan magis?

Menurut saya tidak. Mereka sukses karena para pemimpinnya, pada bagian tertentu dalam proses kerja, memimpin dengan memberi teladan. Mereka juga sukses karena jutaan keputusan kecil yang mereka lakukan, terutama keputusan-keputusan yang sulit.

Pada tingkat individu, selalu ada orang-orang dalam perusahaan atau organisasi itu yang memfokuskan kehendak dan energinya untuk melakukan pekerjaan yang terbaik.

Jeda #18

"Don’t cry because it’s over, smile because it happened." *Dr. Seuss

Apakah ada kekeliruan?

Ada dan saya sering melakukan kekeliruan. Bagi saya itu bagian dari proses untuk menjadi lebih baik.

Kekeliruan seringkali dimulai ketika masa kecil. Keliru menjawab pertanyaan atau keliru mengerjakan suatu tugas. Orang-orang menegur, mengejek, menertawai, atau mengoreksi. Itu dapat mempengaruhi kepercayaan diri dan itu terjadi pada diri saya. Saya jadi takut membuat kekeliruan.

Namun perlahan saya tahu kalau saya takut terus-menerus, saya bisa menilai diri saya memang tidak punya kemampuan. Saya lalu mengambil kesempatan-kesempatan yang ada, mencoba hal-hal baru, dan meminta saran perbaikan pada orang lain.

Kekeliruan, kegagalan, tantangan, atau masalah adalah hal yang baik. Itu semua menuntun saya bergerak maju dalam kehidupan.

Masa-masa yang sulit

Ketika kita menghadapi masa-masa yang sulit, kita mungkin kehilangan materi, uang, atau bahkan relasi dengan seseorang. Tapi kita jangan sampai kehilangan semangat dan harapan.

Ralph Waldo Emerson mengatakan:

"Bad times have a scientific value. These are occasions a good learner would not miss."

Kesulitan yang kita alami bisa jadi hadir karena suatu alasan. Untuk menguji kemauan kita untuk berubah. Untuk memberi kita kesempatan untuk menunjukkan betapa kita menginginkan sesuatu.

Kreativitas dan optimisme

Kreativitas berhadapan-hadapan dengan apa yang sudah menetap, yang sudah menjadi pola. Tugas kreativitas adalah melihat hal itu secara berbeda. Tugas kreativitas adalah mendobrak yang mapan.

Bila melawan sesuatu yang sudah mapan tentu muncul rasa takut. Salah satunya adalah ketakutan apakah dapat menjadi sama baik dengan yang sudah ada.

Ini menunjukkan kalau kreativitas membutuhkan optimisme. Optimisme ini menjadikan orang yang melakukan tindakan kreatif lebih merasa aman terhadap apa yang dilakukannya, lebih memiliki pikiran terbuka, lebih memiliki harapan, lebih percaya terhadap talenta yang dimilikinya.

Ini juga seperti yang sudah dikatakan oleh Henri Matisse bahwa kreativitas membutuhkan keberanian.

Menyaring terlalu cepat

Masalah yang kita alami di tahap awal belajar atau bertindak untuk mencapai suatu tujuan adalah kita menyaring terlalu cepat. Kita tidak mempertimbangkan beragam pilihan. Kita membatasi kemungkinan-kemungkinan sejak awal.

Jeda #17

“What you have to do and the way you have to do it is incredibly simple. Whether you are willing to do it, that’s another matter.” *Peter F. Drucker

Jeda #16

“Logic will get you from A to B. Imagination will take you everywhere.” *Albert Einstein

Jeda #15

“We all have two lives. The second one starts when we realize we only have one.” *Confucius

Jeda #14

“Be yourself; everyone else is already taken.” *Oscar Wilde

Jeda #13

“We must not allow other people’s limited perceptions to define us.” *Virginia Satir

Jeda #12

“If you cannot do great things, do small things in a great way.” *Napoleon Hill

Jeda #11

"Good friends, good books and a sleepy conscience: this is the ideal life." *Mark Twain

Jeda #10

“Very little is needed to make a happy life; it is all within yourself, in your way of thinking.” *Marcus Aurelius

Dari mana gagasan diperoleh?

Gagasan datang dari permasalahan.

Gagasan datang dari alam semesta.

Gagasan datang dari pertemuan antara dua atau lebih hal-hal yang tidak saling berhubungan.

Jeda #9

“All life is an experiment. The more experiments you make the better.” *Ralph Waldo Emerson

Jeda #8

“I slept and dreamt that life was joy. I awoke and saw that life was service. I acted and behold, service was joy.” *Rabindranath Tagore

Kreativitas juga butuh waktu istirahat

Banyak orang kreatif yang saya kenal punya keinginan agar segala yang mereka kerjakan sempurna. Keinginan semacam itu pada titik tertentu menghabiskan semua perhatian mereka dan membuat mereka kelelahan.

Yang perlu dilakukan adalah belajar bagaimana agar mengelola energi kreatif. Ketika tidak ada gagasan yang muncul, pikiran seperti berputar tak menentu, mulai muncul kritik terhadap diri sendiri terus menerus, bahkan Anda kehilangan kenikmatan atau asyiknya mengerjakan karya Anda, itu tanda kelelahan.

Bila itu terjadi, berhentilah bekerja. Luangkan waktu untuk santai, tidur, atau sekadar berjalan-jalan.

Apa aktivitas dalam hidup Anda yang Anda nikmati tetapi Anda tidak harus bekerja atau tidak harus “produktif”? Boleh jadi dengan melakukan aktivitas tersebut, Anda akan menemukan keseimbangan.

Jeda #7

“When you encourage others, you in the process are encouraged because you're making a commitment and difference in that person's life. Encouragement really does make a difference.” *Zig Ziglar