Tidak usah menunggu informasi hingga lengkap

Seorang teman bertanya kepada saya, “Apa yang harus dilakukan untuk membuat keputusan yang baik atau tepat? Saya menjawab, “Kita memerlukan informasi yang lengkap. Kalau semua lengkap, kita lebih mudah membuat analisa lalu memutuskan.”

Namun, setelah saya renungkan kembali jawaban saya, sepertinya itu tidak mungkin. Pada kenyataannya, jarang sekali bahkan tidak pernah semua informasi kita peroleh secara lengkap.

Mungkin sebaiknya kumpulkan dan saring saja arus informasi atau data yang dikumpulkan hingga taraf cukup untuk membuat pilihan-pilihan keputusan yang bermanfaat. Pertimbangkan semua risiko dari setiap pilihan. Lalu periksa apakah setiap pilihan keputusan yang dibuat selaras dengan nilai dan prioritas kita.

Beberapa orang saja

Hanya beberapa orang saja yang mengetahui Anda dengan cukup baik.

Hanya beberapa orang saja yang menyukai diri Anda apa adanya.

Hanya beberapa orang saja yang memercayai bahwa Anda melakukan pekerjaan Anda dengan baik.

Hanya beberapa orang saja yang karena mengenal Anda dengan baik maka mereka akan memberi kritik atau saran agar diri Anda menjadi lebih baik.

Sulit rasanya kalau Anda ingin menyenangkan semua orang. Pusatkan perhatian Anda kepada beberapa orang saja.

Pengendalian diri

Pengendalian diri adalah kemampuan mengelola reaksi atau tanggapan Anda untuk meningkatkan perilaku yang diinginkan dan menghindari perilaku yang tidak diinginkan.

Melalui pengendalian diri, Anda dapat menahan hasrat, keinginan, atau dorongan jangka pendek untuk mengejar tujuan jangka panjang. Pengendalian diri sebaiknya Anda terapkan terhadap semua yang Anda sedang lakukan atau ingin lakukan.

Bagaimana Anda mempraktikkan pengendalian diri? Bagaimana Anda dapat bertahan atau terus melakukan sesuatu yang sudah Anda putuskan?

Pertama, melatih dan menjaga kesadaran. Kesadaran adalah kemampuan untuk memusatkan perhatian pada proses saat ini atau di masa sekarang. Dengan menjaga terus kesadaran, Anda dapat mengingatkan diri sendiri mengenai konsekuensi-konsekuensi dari perilaku Anda.

Ketiga, buatlah perencanaan. Dengan membuat perencanaan, Anda sebenarnya sedang mengantisipasi atau menimbang situasi dan kondisi yang mungkin menghambat atau menggugurkan itikad atau niatan Anda.

Kedua, menghindari godaan. Bila sebuah keinginan muncul dan itu mengarah pada perilaku yang tidak diinginkan carilah pengalih perhatian.

Siapa diri Anda

Apakah Anda selalu mengonsumsi film, musik, atau buku yang juga dikonsumsi semua orang? Kalau iya, itu mungkin indikasi kalau Anda mengonsumsi sesuatu karena hal tersebut paling populer.

Selera dan minat itu pilihan. Begitu juga dengan gagasan, reaksi, dan kebiasaan, semua itu pilihan.

Upaya sadar dan dan tanggung jawab untuk memulai, menentukan, atau memutuskan ada pada diri Anda sendiri. Semua pilihan Anda punya konsekuensi yang nantinya akan mempengaruhi bahkan bisa jadi mendefinisikan siapa diri Anda.

Taksonomi

Taksonomi adalah sistem yang digunakan untuk mengklasifikasikan dan mengatur sesuatu menurut kaidah atau standar yang ditetapkan.

Hampir semua hal diurutkan ke dalam taksonomi tertentu. Taksonomi yang umum dibuat berdasarkan konten atau penggunaan. Misalnya, alat tulis kantor meliputi kertas, penghapus, penggaris, pulpen, pensil, stapler, dan binder clip. Contoh lain adalah kendaraan bermesin yang komersil meliputi bus, ojek, dan taxi.

Jika Anda ingin memahami suatu objek, bidang, atau produk -setelah memahami Anda lalu ingin mengubahnya- mulailah dengan membuat taksonomi tentang hal tersebut.

Menyesuaikan diri dalam perubahan

Dengan perkembangan isu dan relitas lingkungan hidup, budaya, kesehatan, ilmu pengetahuan, dan teknologi, sulit rasanya mengisolasi diri dari perubahan.

Bangunan yang dulunya dibuat hingga dapat berdiri puluhan tahun, kini bisa luluh lantak terkena bencana alam. Muncul penyakit dan wabah baru yang menimbulkan akibat yang tak pernah dibayangkan sebelumnya. Teknologi juga sudah sampai pada tingkat yang canggih dan kompleks seperti di bidang otomatisasi, robot, kecerdasan buatan, dan bioteknologi.

Apa yang perlu disiapkan dan dapat dilakukan agar bisa beradaptasi dan berkembang dalam menghadapi perubahan?

Pada tingkat individu, pola pikir Anda bukan hanya mengenai belajar menerima perubahan, tapi juga bersedia untuk mengatasi persoalan yang datang bersama perubahan. Anda harus memiliki keberanian, ketekunan, dan bersedia melakukan apa yang menjadi pekerjaan rumah.

Hal lain adalah membuat dan membangun investasi dalam jejaring (networking). Kota tak mungkin berjalan sendiri tanpa desa, begitu juga sebaliknya. Saling membantu tak cukup hanya dilakukan antardaerah dalam satu negara, tapi perlu juga sampai antarnegara. Kerja sama untuk saling menghubungkan orang-orang dan sumber daya perlu dibuat lintas wilayah, lintas sektor, dan lintas bidang.

Tak bisa hanya dengan menonton

Melihat orang bermain sepak bola, tidak lantas membuat Anda menjadi pemain sepak bola. Anda hanya akan memperoleh pengalaman dengan mengalami.

Pengalaman pertama kali biasanya membuat cemas bahkan takut. Namun jangan terlalu khawatir, pada kenyataannya jarang bahkan mungkin tidak ada yang memperhatikan apa yang Anda lakukan pertama kali.

Fokus saja pada apa yang dapat Anda pelajari setelah melakukan. Anda selalu mendapat pelajaran dari pengalaman Anda, apa pun hasilnya.

Fondasi di belakang layar

Di balik keberhasilan suatu tim, organisasi, atau komunitas ada kondisi-kondisi yang dibutuhkan. Kita bisa menyebutkan banyak kondisi yang dimaksudkan, tapi ada dua yang menarik bagi saya.

Pertama adalah pendidikan. Banyak permasalahan, tantangan, atau hambatan yang dapat diselesaikan jika kita dibantu oleh orang-orang yang terampil dan cerdas. Dengan dikelilingi oleh orang-orang yang berpendidikan, kita dapat saling belajar dan saling menginspirasi.

Kedua adalah kesantunan atau adab. Ini berhubungan bagaimana menciptakan lingkungan interaksi antarindividu yang dapat saling berbeda pendapat dan adu argumen tanpa ada intimidasi serta tetap saling menghormati.

Memberitahu berita buruk

Pada suatu titik dalam hidup, Anda akan menyampaikan berita buruk kepada orang lain. Bagaimana cara terbaik menyampaikannya?

Pertama, Anda harus tenang baik pikiran, maupun secara emosi. Luangkan waktu untuk memikirkan apa yang ingin Anda katakan. Bila diperlukan, lakukan latihan tanya jawab atau bermain peran untuk mengantisipasi pertanyaan-pertanyaan sulit yang mungkin muncul.

Kedua, Anda perlu mempersiapkan solusi. Tentu Anda melakukan ini sebelum bertemu dengan orang yang akan menerima berita buruk dari Anda.

Ketiga, Anda harus bersikap terbuka dan jelas. Yang terbaik adalah terus terang tentang apa yang terjadi. Bila Anda berkontribusi pada persoalan yang menjadi kabar buruk tersebut, sampaikan apa yang akan Anda lakukan untuk memperbaikinya.

Ilmu data (data science)

Ilmu data (data science) adalah studi yang berhubungan dengan volume data dalam jumlah besar untuk menemukan pola yang tak terlihat, memberi pengetahuan yang bermakna, dan membuat keputusan bisnis.

Menurut definisi di Wikipedia, ilmu data (data science) adalah suatu disiplin ilmu yang khusus mempelajari data, khususnya data kuantitatif (data numerik), baik yang terstruktur maupun tidak terstruktur. Berbagai subjek yang dibahas dalam ilmu data meliputi semua proses data, mulai dari pengumpulan data, pengolahan data, analisis data, hingga cara mengubah data menjadi kesatuan informasi yang dapat dipahami semua orang.

Stephan Kolassa menyatakan ada empat area atau domain yang menjadi pilar bagi seseorang yang menekuni ilmu data, yaitu pemograman, statistik, bisnis, dan komunikasi.

Bila diandaikan ilmu data sebagai proses yang punya tahapan, maka tahap awal adalah memperoleh wawasan yang mendalam dan tahap akhir adalah membuat prediksi.

Disiplin menyelamatkan

Dalam kehidupan nyata, ketika motivasi dan kegembiraan kita hilang maka yang dapat diandalkan adalah disiplin. Ketika keraguan dan ketakutan muncul, yang kita butuhkan untuk terus maju adalah disiplin. Disiplin diri sangat dibutuhkan saat suara-suara yang mengganggu di benak kita terus-menerus muncul.

Disiplin adalah upaya yang konsisten untuk mengelola semua sumber daya yang kita miliki, terutama mengatur waktu kita yang berharga.

Disiplin adalah keterampilan yang dapat dipelajari. Kalau itu dapat dipelajari maka itu berasal dari pilihan yang harus kita buat.

Sebelum mengumpulkan data

Bila Anda memutuskan untuk meneliti guna mengumpulkan data, maka sebaiknya data itu nantinya dapat membantu Anda membuat keputusan dan tindakan yang lebih baik.

Jangan sia-siakan data yang Anda kumpulkan karena data tidaklah gratis,

Sebelum Anda mengumpulkan data, pertimbangkan semua biaya pengambilan dan pemrosesan data tersebut.

Kekuatan dalam satu hari

Dalam satu hari ada 24 jam. Bila Anda mencoba melakukan satu aktivitas saja setiap hari yang memberi manfaat kepada orang lain atau membuat Anda menjadi semakin produktif, pada akhir bulan Anda telah berbuat banyak kebaikan. Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat Anda coba:

Pertama. Membaca buku, majalah, atau koran dan carilah tip, trik, atau kiat untuk lebih baik dalam suatu hal.

Kedua. Membantu organisasi nirlaba dengan cara Anda, misalnya Anda memberi sumbangan, mengajak keluarga atau teman Anda ikut menyumbang, atau mengenalkan organisasi nirlaba tersebut melalui media sosial yang Anda miliki.

Ketiga. Mengumpulkan informasi atau meneliti hal-hal yang berkaitan dengan pekerjaan, keterampilan, atau minat Anda. Lalu susun informasi menjadi sebuah konten yang dapat Anda bagikan melalui media sosial Anda.

Keempat. Pergilah bersepeda atau berjalan-jalan antara sepuluh hingga dua puluh menit. Ketika kembali, coba pikirkan dan munculkan setidaknya tiga gagasan tertulis mengenai cara mengembangkan apa yang selama ini sudah Anda lakukan.

Tidak semua hal yang saya tuliskan di atas langsung Anda tuntaskan dalam satu hari. Lakukan satu atau dua aktivitas saja sudah cukup.

Berorientasi layanan

Berorientasi layanan (service orientation) adalah upaya memprioritaskan kebutuhan-kebutuhan orang yang Anda layani.

Jika Anda adalah seorang pemimpin sebuah organisasi dan Anda memiliki orientasi terhadap pelayanan, itu artinya kebaikan atau keuntungan-keuntungan utama harus Anda berikan kepada orang lain selain diri Anda.

Berorientasi layanan berarti Anda memberikan manfaat utama kepada orang yang Anda bantu.

Memilih fondasi dan apa yang dibagi

Internet seperti tidak memiliki sekat. Entah berapa banyak teks, suara, gambar, dan video yang diunggah dalam satu jam. Kalau Anda ingin mengonsumsi semua konten dari topik yang Anda suka saja, pasti sulit karena tak terbayang jumlahnya.

Karena itu, Anda harus menyaring dan menseleksi. Cari dan tetapkan pusat pijakan untuk berdiri.

Anda jangan ikut menyebarkan informasi yang tidak jelas bahkan salah. Anda seharusnya berbagi informasi yang memberikan kedamaian dan memberi petunjuk bagaimana agar kreatif dan produktif.

Memiliki data sangatlah membantu

Untuk bertindak, kita sebaiknya tak mengandalkan emosi diri semata. Kita juga tak bisa hanya berpegang pada realitas versi kita sendir

Untuk itu kita memerlukan adanya data. Data dapat membantu kita membuat keputusan.

Semakin lengkap pengetahuan yang kita miliki, maka data kita semakin baik. Lengkap itu artinya kita memiliki pengertahuan mengenai apa yang sudah terjadi, sedang terjadi, dan apa yang akan terjadi selanjutnya.

Apa yang mungkin

Keraguan adalah hal yang selalu menjadi bagian dari manusia. Namun bila rasa ragu dibiarkan, ia dapat berubah menjadi rasa takut yang akan mengambil alih kegembiraan dan semangat. Membuat Anda jadi terlalu berhati-hati, bahkan dapat membatalkan tindakan-tindakan yang sudah Anda rencanakan.

Bagaimana cara mengatasi keraguan?

Tata kembali pikiran Anda. Buatlah pemikiran-pemikiran alternatif. Selalu pikirkan tentang apa yang mungkin: yang mungkin dipikirkan, yang mungkin dilakukan. Setelah itu, bertindaklah.

Yang mempengaruhi pilihan

Salah satu kapasitas tertinggi yang dimiliki manusia adalah kebebasan untuk memilih.

Namun, Anda harus sadar kalau pilihan yang Anda ambil sebenarnya tak benar-benar bebas. Ada banyak faktor yang mempengaruhi sebuah pilihan, seperti sosial, budaya, dan genetik. Atau pengaruh yang lebih konseptual, misalnya kekuasaan (apakah saya akan memiliki kontrol atau mendapatkan sesuatu yang lebih) dan kenikmatan (apakah saya akan merasakan lebih senang).

Lalu apa kondisi yang diperlukan agar Anda dapat memilih dengan lebih baik?

Pertama, ketika dalam proses membuat atau menentukan pilihan, pikiran Anda harus jernih. Untuk bisa jernih, Anda perlu menghirup udara segar. Bila Anda berada di dalam ruangan, sebaiknya ruangan itu punya ventilasi yang baik.

Kedua, bila Anda kesulitan memilih karena banyaknya pilihan, kurangi jumlah pilihan Anda.

Menyebarluaskan sains dan penelitian

Bagaimana cara membuat sains dan penelitian dapat dipahami oleh masyarakat luas? Kuncinya ada pada komunikasi.

Jangan hanya mengandalkan metode mengajar dengan berdiri dan bicara di depan anak-anak dalam kelas di sekolah. Cara itu tidak berlaku untuk semua orang. Ada beragam jenis komunikasi di luar sana.

Para ilmuwan dan peneliti harus belajar menyajikan pengetahuan dan informasi yang mereka miliki dalam bentuk cerita.

Perlu kerja sama dengan para penulis, khususnya yang punya latar belakang jurnalistik yang terbiasa menulis reportase yang dilengkapi data.

Informasi mengenai sains dan penelitian dapat juga diterjemahkan dalam bentuk media yang beragam, seperti komik, novel grafis, atau film animasi.

Bersyukur dapat menambah dan mengurangi

Bersyukur bisa lebih sering membaca buku dan menulis.

Bersyukur bisa lebih sering bertemu dengan orang yang terbuka memberi saran.

Bersyukur bisa lebih mengurangi konsumsi.

Bersyukur bisa lebih mengurangi bicara hal-hal yang tak penting.

Bersyukur bisa lebih banyak memberi kontribusi.

Pelajaran dari masa sulit

Apa yang dapat Anda pelajari ketika Anda mengalami masa-masa sulit dalam hidup?

Kembangkan kreativitas Anda untuk mengidentifikasi wawasan dan kebijaksanaan dari kesulitan yang Anda alami. Temukan hal-hal positif apa yang terjadi selama masa sulit Anda. Bila Anda mengalami kesulitan menemukan, kalimat pengantar semacam ini mungkin membantu:

Dari pengalaman ini, hal terpenting yang saya pelajari adalah…

Saya belajar bahwa teman saya atau pasangan saya atau orang lain dapat menjadi…

Proses ini seperti layaknya diskusi dengan diri sendiri. Ingatlah dalam proses semacam ini, tidak ada jawaban yang salah.

Seimbang menjadi kunci

Selalu ingin sempurna dapat menimbulkan stres. Melakukan sesuatu secara terburu-buru dapat menyebabkan ketidakbahgaiaan.

Hidup perlu ritme dan harmoni. Antara waktu bekerja dengan waktu luang harus seimbang. Anda harus mencari tahu kapan dan bagaimana mengatakan “iya” dan "tidak" pada sesuatu.

Pentingnya olahraga

Olahraga banyak memiliki manfaat. Bukan hanya secara fisik, tapi juga psikologis.

Aktivitas fisik meningkatkan kadar endorfin. Endorfin menghasilkan perasaan bahagia dan euforia. Jadi, rajin berolahraga tak hanya meningkatkan energi, tapi juga dapat mengurangi ketegangan atau kecemasan.

Olahraga tak harus lama dan tak harus rumit. Tujuh sampai sepuluh menit saja cukup asal rutin.

Tujuan memberi makna

Memiliki tujuan dalam hidup memberi kita fokus dan arah menjalani kehidupan.

Setelah kita membuat dan menetapkan tujuan, kita kemudian berupaya mencapai tujuan tersebut. Kemajuan yang kita peroleh, sekecil apa pun, dapat membantu mencegah emosi negatif dalam diri kita dan kita menjadi lebih bahagia.

Membingkai ulang pemikiran

Membingkai ulang pemikiran adalah metode untuk mengubah cara Anda memandang sesuatu. Bila cara pandang Anda berubah, maka selanjutnya diharapkan pengalaman Anda juga berubah.

Apa yang dibingkai ulang? Bisa saja itu hubungan, situasi, atau orang. Membingkai ulang dapat dianalogikan seperti menggunakan lensa kamera. Apa yang diamati melalui lensa kamera dapat diubah-ubah jadi lebih dekat atau lebih jauh.

Membingkai ulang merupakan strategi yang umumnya sering digunakan oleh filosof, ahli komunikasi, ahli logika, psikolog, atau terapis kesehatan mental untuk membantu seseorang melihat situasi dari perspektif yang berbeda dari awalnya. Tujuan akhirnya adalah terjadi perubahan terhadap pemaknaan, pemikiran, hingga perilaku seseorang.