Jeda #56

"An idea, like a ghost, must be spoken to a little before it will explain itself." *Charles Dickens

Jeda #55

"Every child is an artist. The problem is how to remain an artist once we grow up." *Pablo Picasso

Jeda #54

"I paint flowers so they will not die." *Frida Kahlo

Arsitektur menanggapi pandemi

Arsitektur adalah seni sekaligus praktik untuk merancang dan membangun desain, struktur, dan konstruksi bangunan.

Dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini, banyak perubahan mendasar pada aktivitas keseharian, termasuk yang berkaitan dengan aktivitas di suatu hunian tempat tinggal, tempat kerja, dan ruang publik.

Bagaimana arsitektur merespon kondisi ini?

Beberapa aspek mungkin menjadi pertimbangan utama. Pertama, penekanan terhadap pentingnya mengenai kesehatan dan kebersihan. Kedua, perhatian terhadap keleluasaan dan fleksibilitas berkaitan dengan ragam aktivitas seperti belajar (sekolah) dan bekerja (kantor) yang kini bersatu dengan tempat tinggal.

Max Strang menyatakan bahwa di masa depan pasti akan ada tren untuk lebih banyak bekerja dari rumah. Karena itu, rumah perlu dirancang dengan baik agar dapat meningkatkan produktivitas, keseimbangan, kesehatan, dan kesenangan.

Andrew Mann mengatakan bahwa home office pada saat ini harus mempertimbangkan tempat duduk yang layak, juga pencahayaan, akustik, dan kontrol terhadap temparatur udara.

Deborah Berke mengatakan bangunan dapat mencontoh ruang yang dirancang untuk orang tuna rungu, seperti di Gallaudet University, Washington, D.C. Ruang seperti itu membutuhkan pencahayaan yang baik untuk menunjukkan bahasa isyarat atau pembacaan bibir, dan perangkat seperti flashing lights untuk memberi tahu orang yang punya gangguan pendengaran ketika seseorang memasuki ruangan. Hal lain yang harus diperhatikan adalah infrastruktur dari kebersihan, misalnya apakah orang melepas sepatu di depan pintu sebelum masuk ruangan dan apakah ada tempat mencuci tangan di dekat suatu pintu.

Arjun Kaicker mengatakan bahwa tantangan yang terjadi sekarang, khususnya dengan desain tempat kerja/kantor, adalah mengurangi interaksi fisik secara langsung antarorang. Ini bukan perkara mudah karena budaya kerja modern saat ini adalah kolaborasi. Orang bertemu dan berdiskusi dalam jarak dekat di suatu ruang tertentu (bahkan di lorong-lorong kantor) untuk menemukan ide dan membangun relasi.

Chairul Amal Septono mengatakan bahwa untuk rumah yang paling penting adalah menggunakan material-material yang mudah dirawat dan dibersihkan.

Dengan kondisi saat ini, hal yang menjadi utama dari bidang arsitektur adalah perhatian terhadap unsur fisik, yaitu bagaimana sistem dan struktur yang diterapkan terhadap sebuah ruang, juga apa saja teknologi yang dipakai.

Sumber:

These Are the 7 Requests Clients Will Make Post COVID-19.

How the Coronavirus Will Reshape Architecture.

Pandemic Effect on Architecture Industry.

Arsitek Indonesia Ingatkan Pengendalian Cahaya dan Udara dalam Rumah Selama Pandemi COVID-19.

Quote about architecture: "In pure architecture the smallest detail should have a meaning or serve a purpose." *Augustus W. N. Pugin

Google dan data

Tulisan ini merupakan kurasi dari pencarian saya di search engine Google.

Saya melakukan aktivitas pencarian ini pada tanggal 6 Juli 2020.

Saya menghimpun informasi di luar website dan blog milik Google. Yang saya himpun adalah artikel atau post berdasar sebuah kata kunci.

Kata kunci yang saya gunakan adalah: google and data.

Berikut ini informasi yang saya peroleh:

Pertama. Dale Smith menulis:

Google mungkin mengumpulkan banyak data pribadi tentang penggunanya tanpa Anda sadari. Google mencatat setiap pencarian yang Anda lakukan dan setiap video YouTube yang Anda tonton. Google Maps mencatat ke mana pun Anda pergi, rute yang Anda gunakan untuk sampai di sana dan berapa lama Anda tinggal.

Google mengakui dapat melacak lokasi fisik Anda, bahkan jika Anda mematikan layanan lokasi, menggunakan informasi yang dikumpulkan dari Wi-Fi dan sinyal nirkabel lain yang berada di dekat ponsel Anda.

Sumber; CNET: Google collects a frightening amount of data about you. You can find and delete it now.

Kedua. Hannah Ritchie menulis:

Untuk mengatasi pandemi virus corona, negara-negara di seluruh dunia telah menerapkan serangkaian kebijakan ketat, termasuk ‘lockdowns’ dengan tinggal di rumah; penutupan sekolah dan tempat kerja; pembatalan acara dan pertemuan publik; dan pembatasan transportasi umum.

Langkah-langkah ini diterapkan untuk memperlambat penyebaran virus melalui penegakkan kebijakan menjaga jarak fisik antarmanusia. Seberapa efektifkah kebijakan? Apa dampaknya terhadap kehidupan dan cara orang di seluruh dunia bekerja?

Anda dapat memperoleh beberapa wawasan mengenai hal ini dari data yang disajikan Google dalam COVID-19 Community Mobile Reports. Menggunakan data anonim yang disediakan oleh aplikasi seperti Google Maps, Google mampu menghasilkan koleksi data (dataset) yang diperbarui secara teratur yang menunjukkan bagaimana berubahnya gerakan manusia selama pandemi terjadi.

Koleksi data (dataset) baru dari Google ini mengukur jumlah pengunjung ke kategori lokasi tertentu (misalnya: toko bahan makanan; taman; stasiun kereta api) setiap hari dan membandingkan perubahan secara relatif ini dengan hari-hari awal sebelum wabah pandemi terjadi.

Sumber; Our World in Data: Google Mobility Trends: How has the pandemic changed the movement of people around the world?

Ketiga. Bennett Cyphers menulis:

Meskipun perusahaan teknologi besar seperti Google tetap menjaga nyala lampunya melalui cara memanen dan memonetisasi data pribadi Anda, mereka dapat dengan cepat menyangkal skenario sulitnya dalam menukar hard drive yang penuh dengan data Anda dengan koper yang berisi penuh uang. Hukum California saat ini telah memberi mereka alasan lain bagi mereka untuk menyangkal dan membelokkan.

The California Consumer Privacy Act (CCPA) mulai berlaku pada 1 Januari 2020. Salah satu dampak terbesar dari aturan hukum ini adalah mengatur penjualan data: berdasarkan aturan hukum, setiap pertukaran informasi pribadi untuk "pertimbangan yang bernilai" adalah, dengan beberapa pengecualian, sebuah "penjualan." Perusahaan mana pun yang menjual data harus memberi penggunanya kesempatan untuk memilih keluar (opt out) dari penjualan tersebut, dan memfasilitasi penggunanya untuk keluar (opt out) dengan menempatkan "do not sell my data button" pada website perusahaan.

CCPA memberi warga California hak afirmatif untuk mengontrol bagaimana data pribadi mereka digunakan. Aturan hukum CCPA ini tidaklah cukup untuk memperbaiki masalah berkaitan penggunaan data pribadi oleh suatu perusahaan teknologi, tetapi merupakan langkah awal yang baik menuju reformasi privasi.

Diperlukan adanya aturan hukum yang lebih komprehensif yang memperlakukan privasi sebagai standar dan bukan pilihan. Tidak masuk akal untuk mengharapkan para pengguna memberitahu satu per satu setiap perusahaan dalam ekosistem teknologi yang luas bahwa mereka menginginkan privasi mereka. Perlu ada standar untuk pengumpulan data, penggunaan data, dan berbagi data.

Sumber; The Electronic Frontier Foundation (EFF): Google Says It Doesn’t 'Sell' Your Data. Here’s How the Company Shares, Monetizes, and Exploits It.

Keempat. Lily Hay Newman menulis:

Google telah dikritik karena mengumpulkan dan menyimpan data yang bahkan tidak disadari oleh penggunanya. Setahun yang lalu, Google menambahkan kontrol penghapusan otomatis (auto-delete controls) yang memungkinkan Anda mengatur akun Google Anda untuk menghapus riwayat —seperti aktivitas web dan app dan lokasi— setiap 3 bulan atau 18 bulan.

Pengumuman Google pada hari Rabu membalik kebijakan tersebut. Akun Google yang baru dibentuk akan secara otomatis menghapus aktivitas dan lokasi setiap 18 bulan secara default. Riwayat YouTube akan dihapus setiap 36 bulan. Namun, akun yang sudah lama aktif perlu mengaktifkan fitur ini secara proaktif karena Google tidak ingin memaksakan perubahan pada pengguna. Google sebenarnya ingin mempertahankan rekaman sejarah dari aktivitas para penggunanya.

Dari perspektif Google, idenya adalah untuk memberi para pengguna kenyamanan dan manfaat dari hal-hal seperti rekomendasi yang berasal dari mempertahankan sejarah 18 bulan, sambil menghilangkan penyimpanan yang tak terbatas. Tetapi meskipun para pengguna dapat memilih untuk drop-down dari default 18 bulan ke 3 bulan auto-delete, masih belum ada pilihan untuk menghapus data secara otomatis pada skala waktu yang lebih kecil, seperti seminggu sekali. Fitur hapus otomatis tersebut juga tak berlaku untuk layanan yang secara eksplisit dimaksudkan untuk penyimpanan data jangka panjang, seperti Gmail, Google Drive, dan Photos.

Sumber; Wired: Google Will Delete Your Data by Default—in 18 Months.

"You can have data without information, but you cannot have information without data." *Daniel Keys Moran

Menghadapi orang-orang yang sulit

Pernahkah Anda begitu kesulitan berbicara atau bekerja sama dengan orang-orang tertentu? Mereka adalah orang-orang yang sulit; mereka mungkin suka mengeluh, suka mengkritik, sering membuat penilaian negatif, tidak memiliki nalar yang runtut, atau hanya mau mendengar hal yang menyenangkan diri mereka saja. Orang-orang sulit (difficult people) semacam itu dapat membuat Anda bingung, jengkel, atau frustrasi. Bagaimana cara menghadapinya?

Brendon Burchard mengingatkan agar Anda tidak cepat marah terhadap orang-orang itu karena Anda mungkin tidak mengerti cerita mereka. Anda tidak tahu apa yang sebenarnya sedang mereka alami.

Jay Johnson mengatakan, “Each of us are a difficult person for someone else.” Ini semacam pengigat bahwa diri kita boleh jadi juga menimbulkan kesulitan bagi orang lain.

Orang-orang yang sulit itu bisa saja mengalami masalah yang sebenarnya sama seperti yang Anda hadapi. Mungkin di balik perilaku yang mereka tunjukkan itu, mereka sebenarnya mengatakan: ‘tolong bantu saya, tolong mengerti saya ya’.

Dalam pengalamannya, Gary Vaynerchuk tidak ingin ambil pusing ketika berhadapan dengan orang-orang yang sulit. Gary mengatakan kalau sejak awal ia ‘zero expectation of others’. Gary berusaha memandang permasalahan dengan orang-orang sulit itu secara kontekstual. Ia menggunakan hal itu sebagai kumpulan data terkait bisnisnya di masa depan. Ia kini mempunyai pengetahuan bagaimana menghadapi orang-orang semacam itu kelak.

Ketika Anda menghadapi orang-orang yang sulit, Brian Tracy mengatakan bahwa Anda perlu mundur sejenak. Berdiamlah, jangan berkata apa-apa, dan tersenyumlah. Dan ketika Anda mulai ingin membuka kembali komunikasi, mulailah dengan pertanyaan-pertanyaan.

Mengapa dengan pertanyaan? Karena dalam komunikasi, orang yang mengajukan pertanyaan adalah yang memiliki kendali.

Kebijaksanaan

Apa itu kebijaksanaan? Kebijaksanaan merupakan paduan dari pengetahuan, pengalaman, dan pemahaman mendalam mengenai hal-hal yang tidak pasti dalam hidup.

Para peneliti (Heidi Igarashi, Michael R. Levenson, Carolyn M. Aldwin) dalam studinya membedakan antara tiga jenis kebijaksanaan:

Pertama. Kebijaksanaan umum (general wisdom). Mereka yang memiliki kebijaksanaan umum mengerti hal-hal pragmatism yang mendasari kehidupan. Mereka memiliki pengetahuan dan penilaian tentang esensi kondisi manusia serta cara dan makna dari perencanaan, pengelolaan, dan pemahaman dari kehidupan yang baik.

Kedua. Kebijaksanaan pribadi (personal wisdom). Jenis kebijaksanaan ini memiliki perspektif tentang diri. Orang-orang dengan kebijaksanaan pribadi juga mengembangkan hubungan pribadi yang mendalam dan coping mechanisms yang membantu ketika mengalami situasi sulit seperti humor. Mereka memiliki toleransi terhadap nilai-nilai dan gaya hidup orang lain sebagaimana penerimaan diri.

Ketiga. Transendensi diri (self-transcendence). Komponen kebijaksanaan ini dikembangkan oleh orang yang mengembangkan spiritualitas mereka dan memiliki rasa keterikatan yang besar dengan generasi masa lalu dan masa depan. Mereka mengandalkan pada definisi internal diri daripada definisi eksternal diri.

Bila seseorang memiliki kebijaksanaan maka ia semestinya mampu melihat gambaran besar mengenai sebuah permasalahan, mampu memperhitungkan baragam sisi, dan tetap menjaga kesadaran bahwa dirinya tidak memiliki semua jawaban.

Sumber:

Reseach publication. Heidi Igarashi, Michael R. Levenson, Carolyn M. Aldwin. (2018). The Development of Wisdom: A Social Ecological Approach. The journals of gerontology. Series B, Psychological sciences and social sciences.

Mencipta lagu

Seperti apa proses membuat lagu yang baik? Bagaimana awal menciptakan sebuah lagu? Apakah membuat musiknya lebih dulu atau diawali dengan menulis liriknya?

Stevie Wonder seringkali mencipta lagu dengan memainkan instrumen musik sebagai awal. Ia bisa mulai dengan keyboard atau gitar akustik, bahkan juga dengan drum.

Dalam perbincangannya dengan Janelle Monae dalam suatu acara, Stevie menceritakan ketika ia membuat lagu “Superstition”, ia menyanyikan melodi untuk lagu itu ketika ia memainkan drum, baru kemudian membuat liriknya.

David Bowie menjelaskan metodenya ketika membuat lagu. Awalnya, ia menulis satu atau dua paragraf yang menggambarkan beberapa subjek yang berbeda. Ini seperti membuat semacam daftar 'bahan-bahan cerita'. Lalu ia memotong kalimat menjadi empat atau lima bagian kata; mencampur antarkata dan menghubungkan kembali kata-kata tersebut satu sama lain.

Dengan cara tersebut, David mendapatkan hasil kombinasi ide yang cukup menarik. Ia dapat menggunakan hasil seperti apa adanya atau menjadikan hasil tersebut untuk menulis seluruh bagian lagu menjadi baru sama sekali.

Bob Dylan lebih banyak menciptakan lagu yang dimulai dengan membuat lirik lebih dulu. Dalam wawancaranya dengan Paul Zollo (SongTalk), ia mengatakan bahwa ada dua jenis gagasan di pikiran Anda: ada gagasan baik dan gagasan jahat. Keduanya datang melalui pikiran Anda. Ketika gagasan-gagasan itu datang di pikiran Anda, sebagai penulis lagu Anda harus bisa memilah-milah gagasan-gagasan itu. Temukan sesuatu yang bermakna.

Dalam proses menulis lagu-lagunya, Bob menganggap lingkungan sangatlah penting. Lingkungan dapat mengeluarkan sesuatu dalam diri Bob yang ingin ia bawa keluar. Baginya, proses interaksi antara dirinya dan lingkungan itu adalah hal yang kontemplatif dan reflektif.

Dalam sebuah diskusi bersama Lily Cole dan sejumlah musisi, Paul McCartney menceritakan kalau dirinya menciptakan sekitar tiga ratus lagu bersama John Lennon. Paul menyampaikan bahwa dalam proses pembuatan lagu, ia dan John kolaboratif, kadang Paul menulis lirik dan John yang membuat musik, begitu pula sebaliknya.

Lily bertanya, manakah yang pertama kali muncul, apakah lirik atau musik? Paul merespon:

“It depends. Most of the time, if you’re lucky, they come together. You just sit down and start…You start blocking stuff out with sounds — I do anyway — and eventually, you hear a little phrase that’s starting to work, and then you follow that trail.”

Untuk bisa menciptakan lagu, Anda memang tak harus tahu teori musik. Namun, bila Anda memahami teori musik, itu akan sangat membantu misalnya untuk mencari kombinasi akord nada guna membuat melodi.

Bila mulai dari lirik, buat tiga sampai lima baris kalimat. Bila mulai dari musik, temukan tiga sampai lima akord nada. Mulailah mencipta lagu dari dasar-dasar sederhana, lalu tambahkan elemen lainnya setelahnya.

Sumber:

Stevie Wonder Says “Songwriting Can’t Be Rushed” in ASCAP Expo Keynote Speech.

Songwriting Tips: Try David Bowie’s ‘cut-up’ method of writing lyrics; Cut up techinque- David Bowie.

Bob Dylan: The Song Talk Interview.
The Paul McCartney secrets of songwriting.

The 100 Greatest Songwriters of All Time | Rolling Stone.

Lionel Messi dan sepakbola

Namanya Lionel Andres Messi Cuccittini. Dunia mengenalnya sebagai Lionel Messi.

Pemain sepakbola yang satu ini punya julukan La Pulga yang terjemahannya adalah Si Kutu. Ia lahir 24 Juni 1987 di Rosario, Argentina. Ukuran badannya kecil, berat tubuhnya 72 kg dan tingginya 170 cm. Dalam skema permainan sepakbola, ia biasa berposisi sebagai Forward-Right Winger atau Centre-Forward atau Second Striker.

Karier sepakbola Messi dimulai pada 1995 di klub Newell's Old Boys di Argentina. Ia bermain di sana hingga tahun 2000. Pada usia 13 tahun, Lionel Messi bergabung dengan FC Barcelona di tim Under 14s.

Messi berhasil menembus tim utama FC Barcelona. Debut pertamanya terjadi pada musim 2003-2004 dalam pertandingan persahabatan dengan Porto. Kala itu, ia berusia 16 tahun.

Berikut sejumlah catatan statistik Lionel Messi:

Permainan: 864 pertandingan. Bermain untuk Argentina: 138 pertandingan. Bermain untuk klub Spanyol FC Barcelona: 726 pertandingan.

Jumlah assist: 296 assists (umpan yang membuahkan gol). Assist di tim Argentina: 42 assists. Assist di tim FC Barcelona: 254 assists.

Jumlah gol: 700 gol. Gol di tim Argentina: 70 gol. Gol di tim FC Barcelona: 630 gol.

Jumlah hattrick: 54 kali. Jumlah penalti: 90 kali.

Gol yang dicetak dengan kaki kiri: 582 gol. Gol yang dicetak dengan kaki kanan: 91 gol. Gol yang dicetak dengan kepala: 24 gol. Gol yang dicetak dengan anggota tubuh lain: 3 gol.

Jumlah gol yang paling banyak dicetak Messi adalah pada tahun 2012, yaitu 91 gol.

Capaian gelar dan pretasi adalah 74 piala (award) dan 36 penghargaan (titles).

Trofi untuk negara di tingkat nasional ada empat. Satu kali juara kedua Piala Dunia (World Cup) tahun 2014 di Brazil. Tiga kali juara kedua Piala Copa America (Copa America Cup) di tahun 2007 (Venezuela), 2015 (Chile), dan 2016 (USA).

Trofi untuk klub di tingkat liga domestik ada lebih dari 15, di antaranya adalah 10 kali juara satu La Liga.

Trofi untuk klub di tingkat internasional ada 11, di antaranya adalah 4 kali juara satu UEFA Champions League.

Penghargaan individual yang paling fenomenal adalah 6 kali penerima Ballon d'Or, yakni pada tahun 2009, 2010, 2011, 2012, 2015, dan 2019.

Jadi seberapa baguskah Messi?

Xavi menempatkan Messi sebagai yang terbaik sepanjang sejarah sepakbola. Andres Iniesta menyebut Messi adalah sosok unik karena dari cara ia menyentuh bola saja sudah membuat kita tahu kalau ia spesial. Bagi Johan Cruyff, Messi tak tertandingi, Messi berada di liga yang berbeda.

Apa yang menarik mengenai Lionel Messi dari seorang penggemar?

Love Ballad, seorang penggemar, membuat pernyataan di bagian komentar video youtube: “Leo Messi, six-time Ballon d'Or winner”, yaitu:

He never smiled while watching amazing goals he made, but starts to smile when family video begins. What a great footballer. :)

Sumber informasi dan referensi:

Wikipedia: Lionel Messi.

Situs Resmi: FC Barcelona – Lionel Messi.

Situs resmi: Leo Messi.

Situs statistik Lionel Messi: MessiStats.

ESPN: Messi is the best finisher in football. Does anyone else come close?

ESPN: Lionel Messi's evolution as a player: From Ronaldinho's Barcelona understudy to GOAT candidate.

Bleacherreport: The Sports Science Behind Lionel Messi's Amazing Dribbling Ability.

Skysports: Lionel Messi reaches 700 goals for Barcelona and Argentina.

Soccerway: Argentine - L. Messi.

Transfermarkt: Lionel Messi - Player profile.

Kiddle Encyclopedia: Lionel Messi facts for kids.

Video terkait Lionel Messi.

Wouva: Lionel Messi - ALL 700 Career Goals.

Soccer Stories - Oh My Goal: Why is Messi nicknamed La Pulga? - Oh My Goal.

Lionel Messi: Extraterrestrial | Official Movie.

Lionel Messi - The GOAT - Official Movie.

Saluran di youtube yang kontennya berhubungan dengan Lionel Messi: MagicalMessi, Messi Magic, Messi TheBoss, Wouva.

Twitter yang berhubungan dengan Lionel Messi: Twitter @MessiStats_; Twitter @WeAreMessi; Twitter @FCBarcelona; Twitter @OptaJoe.

Kanal resmi terkait Lionel Messi.

Instagram Lionel Messi.

Website resmi Lionel Messi.

Yayasan yang didirikan Lionel Messi dengan fokus pada kesehatan dan pendidikan anak-anak:
The Leo Messi Foundation (FundaciĆ³n Leo Messi). Twitter: @fundacionmessi.

Jeda #52

"We now accept the fact that learning is a lifelong process of keeping abreast of change. And the most pressing task is to teach people how to learn." *Peter Drucker

Jeda #51

"Dreams are illustrations… from the book your soul is writing about you." *Marsha Norman

Jeda #50

"It is one of the blessings of old friends that you can afford to be stupid with them." *Ralph Waldo Emerson

Jeda #49

"Get busy living or get busy dying." *Stephen King

Jeda #48

"Time is what we want most, but what we use worst." *William Penn

Jeda #47

"What you do makes a difference, and you have to decide what kind of difference you want to make." *Jane Goodall

Jeda #46

"Blessed are those who can give without remembering and take without forgetting." *Bernard Meltzer

Jeda #45

"Creativity is breaking out of established patterns to look at things in a different way." *Edward de Bono

Jeda #44

"We are shaped and fashioned by what we love." *Johann Wolfgang Von Goethe

Jeda #43

"He who has a why to live can bear almost any how." *Friedrich Nietzsche

Jeda #42

"There are more things to alarm us than to harm us, and we suffer more often in apprehension than reality." *Seneca

Jeda #41

"We are what we repeatedly do. Excellence, then, is not an act, but a habit." *Aristotle

Jeda #40

"Let us be grateful to the people who make us happy; they are the charming gardeners who make our souls blossom." *Marcel Proust

Jeda #39

"Knowing is not enough; we must apply. Wishing is not enough; we must do." *Johann Wolfgang Von Goethe

Jeda #38

"Keep your eyes on the stars and your feet on the ground." *Theodore Roosevelt

Jeda #37

"Live as if you were to die tomorrow. Learn as if you were to live forever." *Mahatma Gandhi

Jeda #36

"When we do the best we can, we never know what miracle is wrought in our life or the life of another." *Helen Keller

Jeda #35

"Simplicity is the ultimate sophistication." *Leonardo da Vinci

Jeda #34

"If you tell the truth you don’t have to remember anything." *Mark Twain

Jeda #33

"Every moment is a fresh beginning." *T.S Eliot

Jeda #32

"Creativity is allowing yourself to make mistakes. Art is knowing which ones to keep." *Scott Adams

Jeda #31

"Charity begins at home, and justice begins next door." *Charles Dickens