Sekilas tentang industri aplikasi seluler (mobile app)

Bisnis aplikasi seluler (mobile app) melaju pesat. Mansoor Iqbal dalam artikelnya App Download and Usage Statistics (2019) mengulas mengenai statistik dari aplikasi. Saya mengutip beberapa informasi dalam atikel tersebut, yakni:

  • Ada lebih dari lima miliar pengguna seluler di dunia.
  • 194 miliar aplikasi yang diunduh pada tahun 2018.
  • 105 miliar aplikasi yang diunduh melalui Google Play Store dan iOS App Store.
  • Aplikasi yang paling banyak digunakan adalah aplikasi media sosial (social media apps). Lima apikasi di peringkat teratas adalah Facebook, WhatsApp, Facebook Messenger, WeChat, dan Instagram.

Apa itu aplikasi seluler? Ini definisi yang saya kutip dari Wikipedia:

“A mobile application, also referred to as a mobile app or simply an app, is a computer program or software application designed to run on a mobile device such as a phone, tablet, or watch.”

Berkembangnya bisnis apilikasi tak terhindarkan seiring dengan banyaknya aktivitas yang sekarang kita lakukan melalui teknologi mobile (mobile technology), seperti mengonsumsi konten, membeli barang, bermain (game), dan tentu saja berkomunikasi.

George Berkowski, penulis buku How To Build A Billion Dollar App menyatakan bahwa penyebab awal berkembangnya bisnis aplikasi seluler (mobile app) paling tidak bisa ditelusuri dari dua peristiwa. Pertama, ketika Steve Job pada tahun 2007 memperkenalkan alat teknologi baru Apple, yaitu iPhone. Kedua, ketika Apple memperkenalkan App Store.

Dalam sebuah percakapan, Jamie White bertanya kepada George Berkowski, apa tiga saran yang dapat George bagikan pada mereka yang sedang membuat sebuah aplikasi.

George menjawab yang pertama adalah Anda harus membuat sesuatu yang benar-benar disukai oleh orang banyak. Buatlah sesuatu yang unik, yang berbeda, jangan sekadar meniru yang sudah ada, temukan ceruk Anda dalam pasar (market).

Yang kedua adalah memikirkan mengenai waktu yang tepat (timing) karena apa yang hebat di satu atau dua tahun yang lalu belum tentu akan hebat lagi di masa kini. Orang-orang yang akhirnya sukses memiliki kemampuan untuk melihat ke masa depan, sedikit demi sedikit, secara berkala 1 sampai dengan 3 tahun, karena mereka berpikir apa yang mereka buat hari ini adalah luar biasa tetapi semua orang mungkin menganggap itu bodoh.

Yang ketiga adalah Anda harus mendukung semua itu dengan ketekunan dan kegigihan. Orang selalu keliru/gagal pada kali pertama, kedua, atau ketiga. Mungkin hanya satu dari jutaan orang yang berhasil melakukannya dengan benar pada kali pertama.

Pada salah satu presentasinya, George menyinggung ada hal-hal yang potensial dikembangkan menjadi bisnis, termasuk dalam industri aplikasi seluler. Apa yang disebut oleh Geoge itu adalah “67 Human Universal” yang berasal dari penelitian Antropologi yang dilakukan Donald E. Brown. Menurut Donald, enam puluh tujuh hal yang universal itu adalah:

“comprise those features of culture, society, language, behavior, and psyche for which there are no known exceptions.”

Saya menyalin informasi mengenai human universal yang disampaikan oleh George dalam persentasinya tersebut (saya coba membuat terjemahan bebasnya). Berikut enam puluh tujuh hal tersebut:

Age-grading (penilaian usia); athletic sports (olahraga atletik); bodily adornment (penghiasan tubuh); calendar (kalender); cleanliness training (pelatihan kebersihan); community organization (pengorganisasian komunitas); cooking (memasak); cooperative labor (kerja yang berbasis kerja sama); cosmology (study of the universe) [kosmologi (studi tentang alam semesta)]; courtship (masa berpacaran); dancing (menari); decorative art (seni dekoratif); divination (predicting the future) [ramalan (memprediksi masa depan)]; division of labor (pembagian kerja); dream interpretation (interpretasi mimpi); education (pendidikan); eschatology (what happens at the end of the world) [eskatologi (apa yang terjadi di akhir dunia)];

Ethics (etika); ethno-botany (the relationship between humans and plants) [etno-botani (hubungan antara manusia dan tumbuhan)]; etiquette (etiket); faith healing (penyembuhan melalui iman, agama, atau doa); family feasting (pesta perjamuan keluarga); fire-making (keterampilan pembuatan api); folklore (cerita rakyat); food taboos (larangan mengkonsumsi makanan tertentu); funeral rites (upacara pemakaman); games (permainan); gestures (gerak-gerik); gift-giving (pemberian hadiah); government (pemerintahan); greetings (salam pembuka); hailing taxis (pemanggilan taxi); hair styles (gaya rambut); hospitality (perhotelan); housing (perumahan); hygiene (kebersihan/kesehatan); incest taboos (aturan/norma budaya yang melarang hubungan seksual antara orang-orang yang memiliki hubungan dekat/hubungan darah); inheritance rules (aturan tentang hukum waris); joking (bercanda); kin groups (kelompok kekerabatan); kinship nomenclature (the system of categorising relatives) [nomenklatur kekerabatan (sistem kategorisasi kekerabatan)];

Language (bahasa); law (hukum); luck superstitions (takhayul tentang keberuntungan); magic (sulap); marriage (pernikahan); mealtimes (waktu makan); medicine (obat-obatan); obstetrics (studi mengenai kehamilan dan kelahiran); pregnancy usages (childbirth rituals) [kehamilan (ritual terkait kelahiran)]; penal sanctions (punishment of crimes) [sanksi pidana (hukuman terhadap kejahatan)]; personal names (nama pribadi); population policy (kebijakan kependudukan); postnatal care (perawatan pasca kelahiran); property rights (hak milik); propitiation of supernatural beings (pembersihan dari makhluk supranatural); puberty customs (adat istiadat terkait dengan masa pubertas); religious ritual (ritual keagamaan); residence rules (aturan tempat tinggal); sexual restrictions (pembatasan seksual); soul concepts (konsep mengenai jiwa); status differentiation (diferensiasi status); surgery (operasi); tool making (pembuatan alat); trade (perdagangan); visiting (kunjungan); weather control (pengaturan cuaca); weaving (menenun).

Yang saya beri tanda warna biru adalah hal-hal yang saat ini menurut George sudah menjadi bisnis bernilai miliaran.

Sumber:

App Download and Usage Statistics (2019).

Wikipedia: Mobile app.

JAMIE WHITE MEETS GEORGE BERKOWSKI - HOW TO BUILD A BILLION DOLLAR APP.

How to build a Billion Dollar app? | George Berkowski | TEDxCityUniversityLondon.

67 Human Universals.

Jeda #1

The two most powerful warriors are patience and time.” *Leo Tolstoy

There is only one way to happiness and that is to cease worrying about things which are beyond the power of our will.” *Epictetus

Very little is needed to make a happy life; it is all within yourself, in your way of thinking.” *Marcus Aurelius

If you are distressed by anything external, the pain is not due to the thing itself, but to your estimate of it; and this you have the power to revoke at any moment.” *Marcus Aurelius

Follow effective actions with quiet reflection. From the quiet reflection will come even more effective action.” *Peter Drucker

A quiet secluded life in the country, with the possibility of being useful to people to whom it is easy to do good, and who are not accustomed to have it done to them; then work which one hopes may be of some use; then rest, nature, books, music, love for one's neighbor — such is my idea of happiness.” *Leo Tolstoy

The aspects of things that are most important for us are hidden because of their simplicity and familiarity.” *Ludwig Wittgenstein

Pergi untuk memulai petualangan baru

Saya tidak menyangka kalau Sonia Simone tidak lagi bersama Copyblogger. Saya baru mengetahuinya ketika membaca tulisan ini dari Brian Clark.

Sonia Simone memberi pengetahuan awal saya tentang menulis blog. Bersama dengan Brian Clark, Seth Godin, dan Guy Kawasaki, Sonia menjadi rujukan saya mengenai blogging.

Dari mereka juga saya mengenal Meg Hourihan dan Evan Williams (keduanya adalah pembuat platform blogging Blogger), Darren Rowse (ProBlogger), Mark Frauenfelder dan Carla Sinclair (Boing Boing), dan Jason Kottke (kottke.org).

Semua orang itu adalah pelopor di dunia blogging.

Sonia adalah salah satu editor terbaik di jagat internet. Selain itu, kekuatan Sonia dalam menulis adalah tulisannya seperti orang yang sedang bercakap-cakap biasa. Meski banyak informasi yang disampaikan, tapi tak terasa menggurui. Ada selipan humor yang cedas dan pesan kebijaksanaan di balik apa yang ia tulis.

Selamat Sonia untuk petualanganmu yang baru.

Gundala sang jagoan

Cerita yang baik layak untuk disampaikan berulang-ulang. Mungkin itu sebab kisah Gundala hadir dan hidup kembali.

Gundala Putra Petir adalah komik karya Harya Suraminata (Hasmi). Terbit pertama kali pada tahun 1969. Komik ini terdiri dari 23 seri. Hasmi menceritakan kalau inspirasi tokoh Gundala ini datang dari dua tokoh, yaitu Flash (karakter di DC Comics) dan Ki Ageng Selo (legenda di Tanah Jawa).

Pada tahun 1981, komik Gundala dibuat menjadi film untuk pertama kalinya dengan sutradara Lilik Sudjio. Tahun 2013, cerita Gundala diadaptasi ke naskah teater dan dipentaskan oleh Teater Gandrik. Lakonnya berjudul “Gundala Gawat” yang karyanya dibuat oleh Goenawan Mohamad.

Tahun 2019 ini, komik Gundala kembali difilmkan oleh sutradara Joko Anwar dengan judul Gundala: Negeri Ini Butuh Patriot. Film ini adalah film pertama dan pembuka untuk Jagat Sinema Bumilangit, salah satu lini dari Bumilangit. Bumilangit adalah perusahaan hiburan berbasis karakter-karakter dari cerita bergambar asli Indonesia. Ada 1000 lebih karakter yang hak ciptanya dipegang oleh Bumilangit.

Ketika informasi film besutan Joko ini tampil dalam bentuk teaser dan trailer, masyarakat Indonesia menyambut dengan antusiasme yang tinggi. Ada sekitar lebih dari 2000 fan art dan 300 musik yang muncul sebagai respon.

Joko menuturkan kalau proses pembuatan film ini cukup berat. Ia menulis skenario film sejak sekitar 2017. Syuting membutuhkan waktu 53 hari, menggunakan 75 set lokasi, melibatkan 1600-an pemain. Bukan pekerjaan yang remeh dan sebentar.

Membuat film pahlawan super semacam ini tentu bukan hanya bercerita tentang manusia yang punya kekuatan lebih. Namun, seperti komik atau karya seni yang lain, film ini juga merupakan refleksi si penciptanya terhadap pengalaman hidup dan amatan terhadap kenyataan sosial.

Semoga film ini memunculkan kecintaan pada karya seni Indonesia yang lain. Memunculkan asa anak-anak Indonesia untuk menyalurkan imajinasinya. Imajinasi tak pernah mengenal titik dan selalu membuka kemungkinan-kemungkinan.

Sumber:

Tautan dari Wikipedia: Harya Suraminata, Gundala (pahlawan super), Gundala Putra Petir (film 1981), Gundala (film), Flash (comics), Ki Ageng Sela.

Arsip Gatra: Guyon Getir Putra Petir.

Situs Bumilangit: Tentang Bumilangit.

SuaraVid Present: #PENDOPO KANG TEDJO - DHIMAS TEDJO FEAT HASMI HARYA SURYAMINATA (KOMIKUS INDONESIA).

Catatan Najwa: Yang Muda Punya Gaya: Obsesi Joko Anwar Saingi Marvel (Part 1) | Catatan Najwa.

Tempodotco: “Lebih Jauh Mengenal Gundala”, Berbincang dengan Joko Anwar, Tara Basro, dan Abimana Aryasatya.

Sedikit catatan tentang perubahan

Perubahan artinya perjalanan dari satu titik ke titik yang lain; dan dalam perjalanan itu, kita pasti mengalami keraguan, masalah, atau hambatan.

Perubahan terjadi secara horisontal, dari orang ke orang; jarang sekali perubahan terjadi dari atas ke bawah.

Orang yang bertindak membuat perubahan seringkali mengalami kesendirian dan merasa sepi, pada titik tertentu bahkan mungkin terasa menakutkan.

Kita bisa saja melakukan perubahan apa pun terhadap diri kita, tapi syaratnya kita harus menginginkannya.

Tidak semua orang sanggup melakukannya

Menjadi pemimpin, meski semua orang punya kapasitas untuk melakukannya, bukanlah perkara mudah.

Bila Anda menjadi pemimpin berarti Anda harus belajar memahami sudut pandang seseorang dari posisinya. Bila Anda menjadi pemimpin berarti Anda tak hanya memperhatikan kinerja orang-orang yang Anda pimpin, tapi juga pada apa yang terjadi dalam hidup mereka.

Menjadi pemimpin perlu pengorbanan yang tak mudah. Ketika semuanya berjalan lancar Anda harus memberikan semua apresiasi atau penghargaan kepada orang-orang yang Anda pimpin. Namun ketika semuanya salah, Anda harus mengambil semua tanggung jawab.

Formula dari aksi saat bekerja atau bekarya

Kalau Anda bekerja atau membuat karya, mana di antara ketiga hal ini yang Anda lakukan?

Pertama, melakukan dengan sebaik-baiknya, penuh tekad dan komitmen, seperti tidak akan ada hari esok.

Kedua, melakukan dengan biasa-biasa saja seperti layaknya aktivitas rutin yang dilakukan kemarin, hari ini, dan mungkin esok hari.

Ketiga, melakukan dengan penuh semangat selama beberapa jam, lalu beraktivitas dengan santai sembari membuat rencana-rencana untuk esok harinya.

Setelah memilih dan memutuskan

Apa yang paling sulit dari proses menentukan pilihan atau membuat keputusan?

Yang paling sulit mungkin adalah bertanggung jawab atas apa yang kita pilih. Ini tentang komitmen, juga tentang konsistensi.

Apa yang harus diperhatikan setelah menentukan pilihan atau membuat keputusan?

Situasi, kondisi, atau konteks yang mengiringi pilihan atau keputusan dapat berubah. Karena itu, kita tak boleh berhenti belajar. Dengan begitu, kita dapat terus mengenali potensi dan peluang yang ada dan kita dapat mengetahui di mana posisi keberadaan Anda, meski sekeliling kita berubah seiring waktu.

Kemarahan

Kemarahan adalah ekspresi emosi yang wajar bila kita tidak suka atau kecewa. Biasanya ini terjadi secara spontan. Tapi sebelum kita melampiaskan kemarahan, kita perlu menemukan cara yang konstruktif untuk menghadapi situasi kemarahan tersebut. Karena bila kita hanya marah begitu saja, maka orang tak akan menangkap pesan apa di balik kemarahan kita, yang ditangkap hanyalah ekspresi kemarahan.

Kita tidak harus menekan kemarahan kita, tetapi kita perlu mewujudkan kemarahan itu dalam bentuk yang berbeda.

Think before you act. Think about how best to react.

Kita harus bersedia mendengar sudut pandang orang lain, mendengar pikiran atau pendapat orang lain. Kalau kita ingin didengar maka kita juga harus bersedia mendengar.

Tak ada satu rahasia

Bila perjalanan menuju suatu tujuan adalah proses yang terdiri dari beberapa tahap, maka keberhasilan tak terjadi hanya karena satu strategi atau satu keputusan atau satu aksi.

Keberhasilan terjadi karena kepedulian dan upaya yang terbaik secara terus menerus pada semua tahap.

Tidak mungkin hanya satu hal yang dapat menyelesaikan semua persoalan. Tak ada satu rahasia yang manjur menjawab segalanya. Kalaupun ada yang disebut “rahasia”, itu adalah fokus dan berusaha lebih baik pada setiap langkah.

Data dan tujuannya

Data dapat digunakan untuk hal baik dan hal buruk. Selalu berpikir dan bijak mengenai dari mana dan bagaimana data dicari dan diambil.

Menjadi manajer sepak bola

Andrew Farmer dari RT berbincang dengan Jose Mourinho tentang sepak bola. Dalam perbincangan tersebut, Andrew menyinggung soal bagaimana kini banyak orang muda yang punya cita-cita untuk menjadi manajer sepak bola (football manager). Andrew bertanya pada Jose, apa saran Jose pada seseorang yang ingin menjadi manajer sepak bola.

Jose mengatakan semua orang bisa saja belajar menjadi manajer sepak bola sama seperti orang belajar bagaimana menjadi CEO dari sebuah perusahaan, tapi untuk menjadi manajer sepak bola yang bagus, seseorang haruslah memiliki bakat.

Andrew lalu bertanya bakat alami seperti apa yang harus dimiliki seseorang untuk menjadi manajer sepak bola.

Menurut Jose, bakat alami itu adalah pengetahuan alami dan pemahaman tentang permainan sepak bola, lalu kualitas komunikasi dan kecerdasan emosional. Yang harus dimiliki oleh seorang manajer sepak bola adalah keberanian menerima tekanan dan membuat keputusan, setelah menganalisis permainan dan kondisi pemain, mana hal-hal yang dipakai dan mana yang tidak dipakai.

Lihat On The Touchline: ‘Liverpool didn’t deserve 3-0 defeat vs Barcelona’ – Jose Mourinho (EP 05).

Masa depan dan skenarionya

Apa yang perlu dipersiapkan menghadapi masa depan?

Sebagai awal, menurut saya lebih berhubungan dengan psikologis, yakni kesiapan mental untuk menghadapi perubahan yang cepat. Yang berikutnya adalah bagaimana mengembangkan dan menjaga perspektif yang luas guna memahami segala hal.

Setiap kali kita berpikir mengenai masa depan maka kita perlu menyiapkan berbagai skenario. Kita harus membuat beberapa (empat atau lima) peta kemungkinan yang berbeda tentang apa yang mungkin terjadi.

Berani menguji gagasan

Salah satu cara untuk menguji gagasan atau pendapat Anda adalah berteman dengan orang yang berbeda sudut pandang dengan Anda. Cara lain adalah membandingkan data dan referensi yang mendasari pendapat Anda dengan data dan referensi yang berlainan (atau menolak).

Anda boleh sangat percaya pada gagasan Anda, juga mempertahankan mati-matian pendapat Anda, tetapi jika ada fakta yang menunjukkan hal lain, berbeda, bahkan meruntuhkan gagasan Anda, Anda harus bersedia mengubah pendapat.

Audit konten

Apa itu audit konten?

Menurut Dillon Baker, audit konten adalah proses melacak dan mengatur seluruh konten yang diproduksi oleh organisasi/perusahaan Anda.

Menurut Laura Creekmore, audit konten adalah analisis terhadap inventaris konten; dan inventaris konten adalah daftar semua hal yang berhubungan dengan suatu konten.

Menurut Liz O’Neil Dennison, audit konten adalah analisis kualitatif dari semua konten yang pernah dipublikasikan organisasi/perusahaan Anda secara online. Itu memperlihatkan di mana konten Anda sebenarnya tinggal, bagaimana kinerjanya, dan di mana kesenjangan-kesenjangan tematiknya.

Untuk apa audit konten dilakukan?

Secara sederhana, untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan dari semua konten yang sudah Anda produksi dan publikasikan. Karena bila Anda tidak tahu konten apa saja yang Anda miliki, dan bagaimana kinerja masing-masing konten tersebut, Anda tidak dapat mengembangkan dan memperbaiki konten Anda menjadi lebih baik.

Percakapan antara Mark Zuckerberg & Yuval Noah Harari

Dalam video percakapan, Mark Zuckerberg & Yuval Noah Harari in Conversation, Mark dan Yuval berbincang mengenai teknologi. Berikut cuplikan dari percakapan yang menurut saya menarik.

Mark Zuckerberg: Salah satu pertanyaan saya adalah fragmentasi dan personalisasi dari upaya menemukan apa yang sebenarnya Anda pedulikan adalah dua sisi dari mata uang yang sama.

Tantangan besar yang saya khawatirkan adalah apakah ada sejumlah orang yang tertinggal di dalam transisi adalah orang-orang sebelumnya bermain di liga kecil (little league), namun sekarang belum menemukan komunitas baru mereka dan sekarang mereka merasa terkucilkan. Mungkinkah orientasi utama mereka di dunia, masih ada pada komunitas fisik di mana mereka berada atau mereka belum dapat menemukan komunitas orang-orang yang mereka minati. Dan ketika dunia telah berkembang, saya pikir banyak orang merasa tersesat karenanya.

Dan itu mungkin berkontribusi pada apa yang menjadi hipotesis saya, paling tidak maksud saya itu adalah versi sosialnya, ada juga versi ekonomi seputar globalisasi yang menurut saya sama pentingnya, tetapi saya ingin tahu apa yang Anda pikirkan tentang itu.

Yuval Noah Harari: Tentang isu sosial tersebut, komunitas online dapat menjadi hal yang luar biasa, tapi itu tak mampu mengganti komunitas fisik karena masih banyak yang dapat Anda lakukan dengan tubuh Anda dan teman fisik Anda.

Anda dapat bepergian dengan pikiran Anda ke seluruh dunia, tetapi tidak dengan tubuh Anda. Ada pertanyaan besar tentang biaya dan manfaat yang terkait dengan itu (cost and benefits); juga kemampuan orang untuk melarikan diri bila ada hal-hal yang tidak mereka sukai di komunitas online, Anda tak dapat melakukannya (melarikan diri) di komunitas offline yang nyata.

Maksud saya, Anda dapat menghapus pertemanan dengan teman-teman Facebook Anda, tetapi Anda tidak dapat menolak bertetangga dengan tetangga yang tidak ramah. Anda bisa saja pergi dan pindah ke negara lain jika Anda memiliki sarana, tetapi kebanyakan orang tidak bisa.

Jadi, bagian dari logika suatu komunitas tradisional adalah Anda harus belajar bergaul dengan orang yang tidak Anda sukai dan Anda harus mengembangkan mekanisme sosial bagaimana melakukannya. Dengan komunitas online, meski komunitas ini telah melakukan beberapa hal yang sangat indah bagi banyak orang, tetapi komunitas ini tidak memberi kita pengalaman bagaimana melakukan hal-hal yang sulit namun penting tersebut.

Sejumlah pelajaran dari Guy Kawasaki

Guy Kawasaki adalah chief evangelist dari Canva dan pernah menjadi chief evangelist untuk Apple. Ia adalah salah seorang yang disegani di dunia kewirausahaan teknologi. Berikut beberapa pendapat atau perspektif Guy yang saya catat:

Ciptakanlah sesuatu yang ingin Anda gunakan.

Hal terpenting yang dapat dilakukan seorang pengusaha adalah membangun prototipe.

Memiliki produk yang luar biasa tidak menjamin kesuksesan. Meski kebanyakan orang beranggapan bahwa produk terbaik akan selalu menang, pada kenyataannya: waktu, keberuntungan, dan kerja keras yang dapat mempengaruhi hasil akhir.

Hanya ada satu kebenaran, jadi lebih mudah untuk konsisten jika Anda jujur. Bila Anda tak jujur, Anda harus terus-menerus melacak apa yang sudah Anda katakan.

Kebalikan dari kesuksesan bukanlah kegagalan, tetapi pembelajaran.

Nasihat dari kawan #1

Saya bertemu kawan lama, belasan tahun kami tak jumpa. Dia sukses dalam bisnisnya. Saya bertanya padanya, “Apa saranmu agar saya berhasil dalam bisnis juga hal lainnya dalam hidup?”

Dia menjawab:

Kerja keras. Ambil inisiatif. Kalau tidak tahu, bertanya. Jangan jadi orang brengsek. Berbagi pengetahuanmua kepada orang lain. Dan banyak-banyaklah senyum –dia mengutip pernyataan Thich Nhat Hanh- karena:

Sometimes your joy is the source of your smile, but sometimes your smile can be the source of your joy.”

Kurang motivasi

Apakah Anda pernah mengalami hal berikut: Anda sudah merencanakan suatu hal dan meyakini untuk mengerjakannya esok hari, tapi saat tiba waktunya bertindak, Anda merasa malas atau tidak bersemangat?

Anda kurang motivasi. Lalu, apa yang dapat Anda lakukan?

Cari tahu atau teliti sebelum memulai. Carilah informasi dari orang lain yang sudah pernah melakukan hal yang sama, atau mungkin mirip, dengan apa yang hendak Anda lakukan. Jika Anda memperoleh informasi tersebut maka Anda dapat mengantisipasi kesulitan atau hambatan yang mungkin Anda temui.

Ingatlah alasan mengapa Anda melakukan hal tersebut. Luangkan waktu untuk mengingat (bila perlu dicatat-ditulis) apa saja alasan utama Anda untuk melakukan hal tersebut. Simpan catatan-tulisan itu di dekat Anda.

Jadwalkan istirahat. Buatlah waktu untuk jeda atau istirahat sejenak. Lakukan aktivitas yang membuat Anda rileks. Itu bisa jalan-jalan, olahraga, meditasi, bermain musik, atau minum kopi atau teh.

Berhenti

Berhenti bukan semata-mata berarti kalah. Berhenti bisa jadi adalah kesadaran bahwa arah jalan yang ditempuh dan keputusan-keputusan yang selama ini dibuat malah membuat jauh dari tujuan yang ingin dicapai.

Lebih baik kumpulkan kembali sumber daya dan atur kembali penempatan waktu dan energi untuk hal-hal yang memang mendorong ke depan, yang memang membawa maju.

Jadikan konten lama tetap relevan

Bagaimana cara membuat konten lama (post lama) Anda tetap relevan?

Sebagai awal, perlu dilakukan pemeriksaan apakah konten itu benar-benar membawa manfaat bagi pembaca atau audiens.

Lalu baca dan periksa kembali tanda baca, ejaan, dan istilah yang ada dalam konten.

Perbaharui dengan memberi fakta-fakta terbaru. Memberi referensi dengan link-link baru.

Fakta atau referensi itu contohnya adalah kutipan pernyataan atau pendapat para ahli, data statistik, infografis, dan berita.

Konteks dan data

Konteks adalah fakta atau atau kondisi yang berhubungan dengan suatu peristiwa atau suatu tindakan.

Tanpa konteks, data tak memiliki makna.

Konteks merupakan latar belakang dari data. Bila Anda mengetahui konteks suatu data maka Anda dapat menentukan bagaimana mengatur dan melakukan analisis data; juga bagaimana melakukan interpretasi hasil dari analisis data.

Kebiasaan adalah hasil pengulangan

Kebiasaan tumbuh dari komitmen terhadap praktik atau upaya atau aksi yang dilakukan terus-menerus.

Kebiasaan yang buruk, sudah mapan, dan takut untuk diubah dapat menjadi aturan-aturan yang membelenggu.

Permainan tradisional

Siapa yang suka bermain gobak sodor, congklak, patil lele, gundu, engrang, lompat tali, atau gasing? Semua itu adalah permainan tradisional yang ada di Indonesia.

Permainan tradisional adalah permainan yang melibatkan dua orang atau lebih dan memiliki tujuan untuk hiburan. Meski permainan ini awalnya dan biasanya dimainkan oleh anak-anak, tapi sebenarnya tak ada aturan usia tertentu yang mengikat dalam permainan tradisional. Permainan ini juga biasanya tak memerlukan peralatan mahal dan tempat khusus untuk melakukannya.

Permainan tradisional punya manfaat yang besar untuk yang memainkannya, terutama anak-anak. Yang memainkan dapat lebih aktif secara fisik. Karena banyak permainan yang melibatkan lebih dari dua orang, maka untuk anak-anak, mereka bisa belajar kerja sama tim, berinteraksi dengan orang lain, juga mengontrol emosi ketika bermain. Bahkan jika diperhatikan dan direfleksikan, setiap permainan tradisional mengandung falsafah atau nilai yang dapat diterapkan di dalam kehidupan.

Anak-anak dapat melakukan permainan tradisional pada saat sore hari atau pada saat libur sekolah. Orang dewasa juga dapat melakukannya pada hari libur kerja. Institusi, organisasi, dan komunitas dapat menyelenggarakan lomba atau festival permainan tradisional di waktu-waktu tertentu.

Permainan tradisional perlu terus dihidupkan dan dirawat. Selain untuk mewariskan budaya, nilai, dan aktivitas hiburan pada generasi selanjutnya, permainan tradisional memberi kita keseimbangan agar tidak larut dalam kebiasaan dan kecanduan teknologi.

Pengalaman membuat lebih pintar

Anda harus terus berjalan, terus mencoba. Hadapi saja risiko, meski ada kemungkinan ada di antara risiko yang Anda ambil itu nantinya membuat Anda jatuh.

Anda harus yakin bila pengalaman-pengalaman Anda akan membentuk koneksi baru di dalam pikiran Anda yang nantinya akan membuat Anda lebih pintar dan lebih bijaksana.

Gaya artistik khas Anda

Bila Anda menekuni seni, bagaimana mengembangkan gaya artistik yang unik, gaya yang khas Anda?

Caranya adalah dengan sebanyak-banyaknya membuat karya.

Gaya Anda adalah akumulasi dari seluruh pengalaman Anda tentang hidup. Dari rasa ingin tahu Anda, dari minat Anda, dari kepekaan dan perhatian Anda terhadap gagasan atau isyarat yang terkandung di dalam karya yang sudah Anda buat, dan tentu saja dari proses penciptaan karya yang terus-menerus.

Kesabaran membentuk karakter

Karakter yang kuat dan baik tidak terbentuk dalam waktu sebentar. Ia dibentuk melalui kesabaran. Ia dibentuk dan dimatangkan secara bertahap, ujian demi ujian, hari demi hari.

Dengan mendengar, kita belajar

Ada pepatah: Kita harus lebih banyak mendengar daripada bicara. Itu mengapa kita punya satu mulut dan dua telinga.

Ketika kita bercakap-cakap dengan orang lain, kita harus berada pada kekinian, ada pada saat atau momen ketika percakapan terjadi. Kita harus berkonsentrasi selama percapan, bila memungkinkan, detik demi detik. Kalau kita tak perhatian, acuh, mendengar sekadarnya, bahkan sering menginterupsi, kita bisa saja kehilangan isyarat atau gagasan penting dari lawan bicara kita.

Selain kita harus memperhatikan apa yang dikatakan lawan bicara kita, kita juga perlu memperhatikan bahasa tubuh, mimik wajah, nada suara, atau sikapnya karena itu semua adalah bagian dari pesan si komunikator.

Untuk memiliki keterampilan mendengar yang baik diperlukan latihan. Misalnya, setelah percakapan, coba catat seberapa banyak yang kita ingat. Atau, cobalah menceritakan kembali isi percakapan yang telah Anda lakukan.

Kita hanya dapat belajar dengan sungguh-sungguh bukan dengan bicara tanpa henti, tapi dengan mendengarkan secara terus-menerus.

Pentingnya minimalisme digital

Apakah Anda sudah kecanduan semua yang digital, mulai dari media sosial, instagram, youtube, hingga SMS secara terus menerus? Apakah semua perhatian Anda mengarah pada dunia digital sehingga mengurangi produktivitas Anda?

Cal Newport mengingatkan agar kita mengelola secara sengaja dan selektif penggunaan kita akan teknologi. Ia menyebut konsepnya sebagai minimalisme digital (digital minimalism).

Cal Newport mendefinisikan minimalisme digital sebagai filosofi yang membantu Anda mempertanyakan apa alat-alat komunikasi digital (dan perilaku di sekitar alat tersebut) yang menambah hal-hal paling bernilai dalam hidup Anda. Hal ini dimotivasi oleh keyakinan untuk secara sengaja dan agresif menghilangkan kebisingan digital yang bernilai rendah, dan mengoptimalkan penggunaan alat-alat yang benar-benar penting, yang dengan itu Anda dapat secara signifikan meningkatkan kehidupan Anda

Abaikan semua aplikasi dan layanan yang menawarkan hanya kenyamanan atau pengalihan sesaat bagi Anda. Fokuskan waktu yang Anda habiskan secara online pada hal-hal yang memberi Anda sesuatu yang penting dan bernilai.

Intuisi membantu mencari yang tersembunyi

Saat ini kita hidup di era paling ramai. Teknologi, dunia digital, internet, dan media sosial membuat semua orang saling merebut perhatian.

Kita bisa saja memiliki banyak data dan informasi yang relevan, namun yang seharusnya kita cari adalah informasi "tersembunyi" dari yang sekadar tampak. Karena itu, kita butuh intuisi. Kita perlu membuat hubungan-hubungan untuk menarik sari dari berbagai informasi dan pengalaman yang kita miliki.

Tidak tahu apa yang terjadi

Saat Anda membuat sesuatu, Anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi. Anda tidak tahu apakah yang Anda buat itu akan berhasil atau gagal, akan disukai atau dibenci.

Yang bisa Anda lakukan adalah mengikuti visi Anda, lalu bangun karya Anda tahap demi tahap.

Ketika Anda melepas karya yang Anda buat ke dunia maka karya Anda tersebut akan memiliki kehidupannya sendiri.