Jeda #41

"Let us be grateful to the people who make us happy; they are the charming gardeners who make our souls blossom." *Marcel Proust

Jeda #40

"Creativity is breaking out of established patterns to look at things in a different way." *Edward de Bono

Jeda #39

"Most of us spend too much time on what is urgent and not enough time on what is important." *Stephen Covey

Jeda #38

"Live as if you were to die tomorrow. Learn as if you were to live forever." *Mahatma Gandhi

Semua hanya sementara

"In three words I can sum up everything I’ve learned about life: it goes on." ― Robert Frost

Seorang sahabat mengatakan kepada saya kalau hidup itu seperti musim. Ada saat-saat yang biasa saja, sangat luar biasa, baik, mengkhawatirkan, hingga yang menakutkan.

Hidup bukan hari-hari yang cuacanya selalu bagus, tapi hidup juga seringkali memberi kita waktu untuk menikmati matahari yang terbenam.

Apa kita mengalami hal buruk saat ini? Itu akan berlalu. Yakinlah akan ada perubahan, terutama bila kita bertindak; tidak hanya berdiam, tapi melakukan aksi.

Hidup mengikuti waktu. Ia tidak akan memulai kembali atau berhenti, ia terus berjalan.

Mengetahui sekilas tentang page speed dan web performance blog ini

Saya mencoba-coba memeriksa kecepatan laman dan kinerja blog saya ini. Saya menggunakan berbagai tool yang tersedia di internet. Hasil yang akhirnya diperoleh tak sepenuhnya saya mengerti karena ada banyak informasi yang memang tidak saya ketahui.

Saya tidak melakukan pemeriksaan ini secara ketat, tak ada standar prosedur tertentu. Ini hanya semacam eksperimen. Karena itu, saya menunjukkan hasil dari tiap tool seperlunya saja di sini, tidak saya tampilkan secara penuh.

Proses pemeriksaan ini saya lakukan mulai pukul 23.50 (29 Juli 2020) dan berakhir pada pukul 01.34 (30 Juli 2020).

Berikut ini hasil dari pemeriksaan:

Tool 1. PageSpeed Insights

Tautan situs PageSpeed Insights.

Hasil: Score for Mobile: 99; Score for Desktop: 100.


Tool 2. GTMetrix

Tautan situs GTMetrix.

Hasil: PageSpeed Score A (99%); YSlow Score A (93%).


Tool 3. Pingdom

Tautan situs Pingdom.

Hasil: Performance Grade A 93.


Tool 4. WebPageTest

Tautan situs WebPageTest.

Hasil: Security score D; First Byte Time A; Keep-alive Enabled A.


Tool 5. Uptrends

Tautan situs Uptrends.

Hasil: Google PageSpeed score 99; Load time 2.3 s.


Tool 6. Dotcom-Monitor

Tautan situs Dotcom-Monitor.

Hasil: Load Time 1.5 sec.


Tool 7. KeyCDN

Tautan situs KeyCDN.

Hasil: Performance Grade A 99; Time 1.46 s.


Tool 8. Dareboost

Tautan situs Dareboost.

Hasil: Performance report: 89%.


Tool 9. Geekflare Website Audit

Tautan situs Geekflare Website Audit.

Hasil 1: Performance Score for Mobile: 100; Best Practices Score for Mobile: 92.
Hasil 2: Performance score for Desktop: 99; Best Practices Score for Mobile: 92.


Tool 10. Sucuri

Tautan situs Sucuri for performance. Tautan situs Sucuri for security.

Hasil 1: Global Performance Grade (Based on Total Time): Performance Grade: F
Hasil 2: Security Scan: No Malware Found. Site is not Blacklisted.


Tool 11. WebSite Pulse

Tautan situs WebSite Pulse.

Hasil: Timing 5.436 sec.


Tool 12. Site24X7

Tautan situs Site24X7.

Hasil: PageSpeed Score A 98; Page Load Time 3004 ms.


Tool 13. Think With Google-Test My Site

Tautan situs Think With Google-Test My Site (mobile website speed testing tool).

Hasil: Your mobile page speed is 2.7 seconds on a 4G connection. Rating: Poor. Poor sites start to load in over 2.5 seconds.


Bila melihat hasil dari masing-masing tool, ada yang menunjukkan kalau blog saya sudah optimal kinerjanya, tetapi ada juga yang menunjukkan hasil buruk.

Hasil pemeriksaan ini, jika memungkinkan, akan saya perbarui secara berkala.

Harapan itu aktif

"Hope is important because it can make the present moment less difficult to bear. If we believe that tomorrow will be better, we can bear a hardship today." ― Thich Nhat Hanh

Harapan bukan sekadar keinginan atau angan-angan. Harapan melibatkan kemauan. Harapan melibatkan pola pikir dan tindakan aktif yang terus-menerus mencari cara untuk mencapai tujuan yang ingin dicapai.

Harapan membuat kita dapat terus melangkah, tetap berjalan terutama ketika menghadapi waktu-waktu yang sulit.

Jeda #37

"Adopt the pace of nature. Her secret is patience." *Ralph Waldo Emerson

Jeda #36

"Not he who has much is rich, but he who gives much." *Erich Fromm

Inovasi milik pemberani

“Innovation distinguishes between a leader and a follower.” ― Steve Jobs

Inovasi adalah tindakan orang-orang pemberani.

Mereka mengambil risiko. Mereka melihat hidup seperti petualangan. Mereka percaya kalau diri mereka dapat mengimajinasikan sesuatu seolah nyata, maka sesuatu itu dapat diraih.

Satu yang diyakini sama oleh semua inovator adalah cara mendapatkan gagasan yang bagus adalah dengan menghasilkan sebanyak-banyaknya gagasan. Lalu dipilah, ambil yang menarik atau baik dan buang yang buruk.

Jeda #35

"Do not follow where the path may lead. Go instead where there is no path and leave a trail." *Ralph Waldo Emerson

Jeda #34

"Before you are a leader, success is all about growing yourself. When you become a leader, success is all about growing others." *Jack Welch

Jeda #33

"Happiness is not something you postpone for the future; it is something you design for the present." *Jim Rohn

Jeda #32

"Happiness is a gift and the trick is not to expect it, but to delight in it when it comes." *Charles Dickens

Lionel Messi dan sepakbola

Namanya Lionel Andres Messi Cuccittini. Dunia mengenalnya sebagai Lionel Messi.

Pemain sepakbola yang satu ini punya julukan La Pulga yang terjemahannya adalah Si Kutu. Ia lahir 24 Juni 1987 di Rosario, Argentina. Ukuran badannya kecil, berat tubuhnya 72 kg dan tingginya 170 cm. Dalam skema permainan sepakbola, ia biasa berposisi sebagai Forward-Right Winger atau Centre-Forward atau Second Striker.

Karier sepakbola Messi dimulai pada 1995 di klub Newell's Old Boys di Argentina. Ia bermain di sana hingga tahun 2000. Pada usia 13 tahun, Lionel Messi bergabung dengan FC Barcelona di tim Under 14s.

Messi berhasil menembus tim utama FC Barcelona. Debut pertamanya terjadi pada musim 2003-2004 dalam pertandingan persahabatan dengan Porto. Kala itu, ia berusia 16 tahun.

Berikut sejumlah catatan statistik Lionel Messi:

Permainan: 867 pertandingan. Bermain untuk Argentina: 138 pertandingan. Bermain untuk klub Spanyol FC Barcelona: 729 pertandingan.

Jumlah assist: 298 assists (umpan yang membuahkan gol). Assist di tim Argentina: 42 assists. Assist di tim FC Barcelona: 256 assists.

Jumlah gol: 703 gol. Gol di tim Argentina: 70 gol. Gol di tim FC Barcelona: 633 gol.

Jumlah hattrick: 54 kali. Jumlah penalti: 90 kali.

Gol yang dicetak dengan kaki kiri: 585 gol. Gol yang dicetak dengan kaki kanan: 91 gol. Gol yang dicetak dengan kepala: 24 gol. Gol yang dicetak dengan anggota tubuh lain: 3 gol.

Jumlah gol yang paling banyak dicetak Messi adalah pada tahun 2012, yaitu 91 gol.

Capaian gelar dan pretasi adalah 74 piala (award) dan 36 penghargaan (titles).

Trofi untuk negara di tingkat nasional ada empat. Satu kali juara kedua Piala Dunia (World Cup) tahun 2014 di Brazil. Tiga kali juara kedua Piala Copa America (Copa America Cup) di tahun 2007 (Venezuela), 2015 (Chile), dan 2016 (USA).

Trofi untuk klub di tingkat liga domestik ada lebih dari 15, di antaranya adalah 10 kali juara satu La Liga.

Trofi untuk klub di tingkat internasional ada 11, di antaranya adalah 4 kali juara satu UEFA Champions League.

Penghargaan individual yang paling fenomenal adalah 6 kali penerima Ballon d'Or, yakni pada tahun 2009, 2010, 2011, 2012, 2015, dan 2019.

Jadi seberapa baguskah Messi?

Xavi menempatkan Messi sebagai yang terbaik sepanjang sejarah sepakbola. Andres Iniesta menyebut Messi adalah sosok unik karena dari cara ia menyentuh bola saja sudah membuat kita tahu kalau ia spesial. Bagi Johan Cruyff, Messi tak tertandingi, Messi berada di liga yang berbeda.

Apa yang menarik mengenai Lionel Messi dari seorang penggemar?

Love Ballad, seorang penggemar, membuat pernyataan di bagian komentar video youtube: “Leo Messi, six-time Ballon d'Or winner”, yaitu:

He never smiled while watching amazing goals he made, but starts to smile when family video begins. What a great footballer. :)

Sumber informasi dan referensi:

Wikipedia: Lionel Messi.

Situs Resmi: FC Barcelona – Lionel Messi.

Situs statistik Lionel Messi: MessiStats.

ESPN: Messi is the best finisher in football. Does anyone else come close?

ESPN: Lionel Messi's evolution as a player: From Ronaldinho's Barcelona understudy to GOAT candidate.

Bleacherreport: The Sports Science Behind Lionel Messi's Amazing Dribbling Ability.

Skysports: Lionel Messi reaches 700 goals for Barcelona and Argentina.

Soccerway: Argentine - L. Messi.

Transfermarkt: Lionel Messi - Player profile.

Kiddle Encyclopedia: Lionel Messi facts for kids.

Video terkait Lionel Messi.

Wouva: Lionel Messi - ALL 700 Career Goals.

Soccer Stories - Oh My Goal: Why is Messi nicknamed La Pulga? - Oh My Goal.

Lionel Messi: Extraterrestrial | Official Movie.

Lionel Messi - The GOAT - Official Movie.

Saluran di youtube yang kontennya berhubungan dengan Lionel Messi: MagicalMessi, Messi Magic, Messi TheBoss, Wouva.

Twitter yang berhubungan dengan Lionel Messi: Twitter @MessiStats_; Twitter @WeAreMessi; Twitter @FCBarcelona; Twitter @OptaJoe.

Kanal resmi terkait Lionel Messi.

Instagram Lionel Messi.

Website resmi Lionel Messi.

Yayasan yang didirikan Lionel Messi dengan fokus pada kesehatan dan pendidikan anak-anak:
The Leo Messi Foundation (FundaciĆ³n Leo Messi). Twitter: @fundacionmessi.

Jeda #31

"I paint objects as I think them, not as I see them." *Pablo Picasso

Tentang Sapardi Djoko Damono

Saya menulis ini dengan tergesa. Saya hanya mencoba mengingat pendapat Sapardi Djoko Damono yang saya rekam di kepala.

Bagi Sapardi, sastra bukan isi, tapi sastra adalah cara penyampaian.

Ia memahami suatu bahasa pada dasarnya adalah lisan. Bahasa itu bukanlah tulis karena bahasa tulis merupakan rekaman atau residu dari bahasa lisan.

Ia mengajarkan bahwa bila kita ingin menulis sebuah sajak, kita harus mengambil jarak dengan objek yang ingin kita tulis.

Sapardi percaya kalau menulis tidak harus dilakukan berdasarkan pada waktu, apakah harus pagi atau malam. Menurutnya yang diperlukan untuk menulis adalah niat.

Selamat jalan Sapardi Djoko Damono. Karyamu abadi.

Sekilas tentang Isaac Asimov

"Life is pleasant. Death is peaceful. It’s the transition that’s troublesome." Isaac Asimov

Isaac Asimov adalah seorang biokimiawan dan penulis yang sangat produktif. Ia menulis lebih dari 400 buku sains dan fiksi ilmiah. Meski ia menulis beragam topik, tapi ia lebih terkenal sebagai penulis fiksi ilmiah.

Stephen Johnson memaparkan dalam artikel pendeknya, ​“In 1983, Isaac Asimov predicted the world of 2019. Here's what he got right”, bahwa pada tahun 1983, Isaac menulis prediksi yang akan terjadi untuk masa depan manusia. Prediksi berkisar di dua tema utama, yaitu komputerisasi dan pemanfaatan ruang angkasa.

Melalui karyanya, Isaac berupaya mengomunikasikan gagasan-gagasan yang filosofis dan ilmiah. Ia percaya bahwa melalui peningkatan kesadaran intelektual maka akan terjadi kemajuan masyarakat.

Salah satu pendapatnya yang cukup terkenal adalah ia meyakini bahwa pendidikan diri secara mandiri adalah satu-satunya jenis pendidikan yang paling penting.

Referensi:

Wikipedia: Isaac Asimov.

The World Economic Forum: In 1983, Isaac Asimov predicted the world of 2019. Here's what he got right.

Brain Pickings: Isaac Asimov on the Thrill of Lifelong Learning, Science vs. Religion, and the Role of Science Fiction in Advancing Society.

Apa ukuran kesuksesan sebuah buku?

Bila Anda sudah pernah menulis buku atau baru berencana menulis buku, bagaimana Anda mengukur keberhasilan buku Anda?

Mana di antara yang saya sebut berikut ini yang Anda yakini dapat menjadi ukuran kesuksesan buku yang Anda tulis:

  • Buku saya dapat masuk dalam daftar buku terlaris.
  • Buku saya diulas atau disebut-sebut oleh tokoh-tokoh penting.
  • Saya mendapat keuntungan finansial dari penjualan buku.
  • Orang mempercayai saya sebagai ahli di bidang saya
  • Saya menginspirasi orang menjadi lebih baik setelah membaca buku saya.

Mungkin ada yang berpendapat bahwa dengan memikirkan hal-hal yang saya sebut di atas sejak awal, sejak sebelum Anda menulis, maka kemana arah penulisan buku Anda akan lebih fokus.

Anda dapat lebih mudah membentuk naskah buku Anda. Anda dapat lebih jelas mengomunikasikan pesan yang ingin Anda sampaikan.

Berkaitan dengan penulisan suatu buku, ada refleksi yang perlu direnungkan dari Jerry Seinfeld. Ia menyatakan, "If a book about failures doesn’t sell, is it a success?"

Tidak selalu harus bergegas

"People say nothing is impossible, but I do nothing every day." ― A. A. Milne

Kutipan di atas mungkin adalah salah satu kata-kata terbaik dalam buku Winnie-the-Pooh karya Alan Alexander Milne.

Kutipan itu mengingatkan agar saya perlu berhenti sejenak. Berdiam diri. Memperhatikan apa yang ada di sekeliling. Melakukan refleksi. Mengingat kembali siapa diri saya. Mengambil jarak dan selalu optimis.

Banyak jalan menuju Roma

"If plan A doesn't work, the alphabet has 25 more letters — 204 if you're in Japan." ― Claire Cook

Ada banyak cara untuk mewujudkan suatu tujuan. Bila gagal menggunakan satu jurus, pakai jurus yang lain. Jika satu pintu diketuk dan tak terbuka, coba buka pintu yang lain.

Bila memungkinkan, ambil setiap kesempatan yang Anda dapatkan. Ada banyak cara yang bisa Anda tempuh untuk mencapai tujuan. Anda seharusnya tidak berhenti oleh kegagalan.

Anda membutuhkan keuletan. Ubah pola pikir, cari strategi untuk mengatasi hambatan, konsisten untuk aktif melakukan tindakan, serta belajar terus-menerus dalam jangka panjang.

Kecepatan laman (page speed)

Apa itu kecepatan laman (page speed)?

Backlinko mendefinisikan kecepatan laman (page speed) adalah jumlah waktu yang diperlukan untuk memuat laman web.

Moz mendefinisikan kecepatan laman (page speed) sebagai ukuran seberapa cepat konten pada halaman Anda dimuat/tampil.

Kecepatan laman (page speed) penting untuk pengalaman pengguna (user experience). Bila pengguna (user) membuka sebuah laman dan laman tersebut membutuhkan waktu yang lama untuk tampil/terbuka maka pengguna bisa saja pergi, menutup laman itu dan membuka situs yang lain.

Google sepertinya menggunakan kecepatan laman (page speed) sebagai salah satu sinyal dari algoritma Google ketika menentukan peringkat suatu laman (rank pages).

Jeremy Wagner dalam artikelnya, "Why Performance Matters" menyatakan:

“As a site begins to load, there's a period of time where users wait for content to appear. Until this happens, there's no user experience to speak of. This lack of an experience is fleeting on fast connections. On slower connections, however, users are forced to wait. Users may experience more problems as page resources slowly trickle in.

Performance is a foundational aspect of good user experiences. When sites ship a lot of code, browsers must use megabytes of the user's data plan in order to download the code. Mobile devices have limited CPU power and memory. They often get overwhelmed with what we might consider a small amount of unoptimized code. This creates poor performance which leads to unresponsiveness. Knowing what we know about human behavior, users will only tolerate low performing applications for so long before abandoning them.”

Salah satu cara memeriksa kecepatan laman adalah dengan menggunakan The PageSpeed Insights milik Google. Alat ini memberi Anda informasi tentang seberapa baik kinerja website Anda dalam kecepatan untuk versi desktop dan mobile.

Saya mencoba menggunakan The PageSpeed Insights untuk memeriksa website dari beberapa orang yang kontennya sering saya baca. Mereka ini adalah orang-orang yang juga sering menyampaikan pentingnya memperhatikan web performance. Website itu adalah milik Tim Kadlec, Luke Wroblewski, Ethan Marcotte, dan Brad Frost. Hasilnya, semua website itu memiliki skor di atas 90 baik pada versi desktop, maupun mobile.

Pada tahun 2018, Google melakukan penelitian dan hasilnya 53% pengguna mobile meninggalkan suatu website yang membutuhkan lebih dari tiga detik untuk tampil. Ini artinya lebih cepat tentu lebih baik.

Sumber:

Backlinko: Page Speed and SEO.

Moz: Page Speed.

Google Webmaster Central Blog: Using site speed in web search ranking.

Google Developers: Why Performance Matters.

Think With Google: Find out how you stack up to new industry benchmarks for mobile page speed.

Proaktif

"I like to encourage people to realize that any action is a good action if it's proactive and there is positive intent behind it." Michael J. Fox

Apa arti proaktif? Yang pasti karena ada kata aktif, tentu itu artinya tidak menunggu.

Individu yang punya kepribadian proaktif selalu menunjukkan inisiatif dan berupaya mengidentifikasi peluang.

Ia tak patah arang dengan kekuatan situasional yang membatasi.

Ia bertindak, punya komitmen pada proses, dan biasanya akan bertahan sampai terjadinya perubahan yang bermakna.

Bekerjalah, tak usah menunggu inspirasi

"The most important thing about art is to work. Nothing else matters except sitting down every day and trying." Steven Pressfield

Dalam dunia seni atau kreativitas, inspirasi seringkali dianggap penting. Tapi itu sebenarnya terlalu berlebihan.

Inspirasi tidak pernah rutin. Inspirasi tidak konsisten. Ia jarang sekali muncul ketika Anda memaksa diri untuk mendapatkannya.

Sapardi Djoko Damono berpendapat bahwa niat menulis adalah hal yang terus menggerakkannya berkarya. Michael Bierut percaya bahwa kerja keras adalah bahan baku utama untuk hidup di dunia kreativitas.

Bila Anda mengikuti lomba lari dan Anda mengandalkan inspirasi untuk dapat membawa Anda ke garis akhir, maka besar kemungkinan Anda tidak akan pernah sampai.

Gagasan seperti hantu

"An idea, like a ghost, must be spoken to a little before it will explain itself." ― Charles Dickens

Gagasan muncul tiba-tiba.

Ia dapat mengejutkan. Ia dapat muncul saat Anda melakukan aktivitas yang sama sekali tak berhubungan dengannya. Ia dapat membuat Anda sejenak merenung di pagi hari atau membangunkan Anda di tengah malam.

Ketika muncul pertama kali, gagasan seringkali tidak sempurna, bahkan mungkin tidak masuk akal. Namun, dengan keingintahuan dalam diri Anda, Anda harusnya terlibat, mengikuti kemana gagasan itu mengalir hingga bena-benar wujudnya tampak.

Gagasan dapat menjadi semacam pemicu untuk menjelajahi kemungkinan lain.

Kreativitas perlu perhatian

"Every child is an artist. The problem is how to remain an artist once we grow up." ― Pablo Picasso

Pada dasarnya semua manusia itu kreatif. Ketika menjadi anak-anak, kreativitas kita muncul tiap saat; kita tak berhenti bertanya, berimajinasi menjadi sesuatu, dan membuat banyak hal.

Namun ketika kita bertambah dewasa, 'kebebasan' kita sebagai anak-anak berhenti. Kita mungkin tak percaya diri lagi untuk mencorat-coret atau mewarnai hingga keluar dari kotak yang disediakan. Kita berhenti mengambil risiko dan cemas kalau kita akan membuat banyak kesalahan.

Kembalikan spirit anak-anak yang hilang dalam diri kita. Bereksperimenlah. Jangan takut mencoba. Anggap saja diri kita selalu sebagai pemula.

Seperti tetumbuhan, segala potensi kreatif dan juga bakat yang ada dalam diri kita tidak dapat tumbuh optimal begitu saja. Ia perlu ditanam, dipupuk, dan disiram.

Merekam yang bermakna

"I paint flowers so they will not die." ― Frida Kahlo

Kalau Anda mengalami peristiwa, fenomena, dan objek yang menginspirasi atau indah, rekamlah itu dalam karya. Melukislah bila Anda pelukis, berpuisilah kalau Anda penyair. Anda juga dapat mengekspresikannya lewat sebuah tari atau lagu.

Dokumentasikan apa yang Anda amati, alami, dan rasakan dalam bentuk terbaik yang Anda bisa. Jangan biarkan momen bermakna hilang. Dengan merekam atau mendokumentasikan, Anda membuat semua itu tetap hidup.

Arsitektur menanggapi pandemi

Arsitektur adalah seni sekaligus praktik untuk merancang dan membangun desain, struktur, dan konstruksi bangunan.

Dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini, banyak perubahan mendasar pada aktivitas keseharian, termasuk yang berkaitan dengan aktivitas di suatu hunian tempat tinggal, tempat kerja, dan ruang publik.

Bagaimana arsitektur merespon kondisi ini?

Beberapa aspek mungkin menjadi pertimbangan utama. Pertama, penekanan terhadap pentingnya mengenai kesehatan dan kebersihan. Kedua, perhatian terhadap keleluasaan dan fleksibilitas berkaitan dengan ragam aktivitas seperti belajar (sekolah) dan bekerja (kantor) yang kini bersatu dengan tempat tinggal.

Max Strang menyatakan bahwa di masa depan pasti akan ada tren untuk lebih banyak bekerja dari rumah. Karena itu, rumah perlu dirancang dengan baik agar dapat meningkatkan produktivitas, keseimbangan, kesehatan, dan kesenangan.

Andrew Mann mengatakan bahwa home office pada saat ini harus mempertimbangkan tempat duduk yang layak, juga pencahayaan, akustik, dan kontrol terhadap temparatur udara.

Deborah Berke mengatakan bangunan dapat mencontoh ruang yang dirancang untuk orang tuna rungu, seperti di Gallaudet University, Washington, D.C. Ruang seperti itu membutuhkan pencahayaan yang baik untuk menunjukkan bahasa isyarat atau pembacaan bibir, dan perangkat seperti flashing lights untuk memberi tahu orang yang punya gangguan pendengaran ketika seseorang memasuki ruangan. Hal lain yang harus diperhatikan adalah infrastruktur dari kebersihan, misalnya apakah orang melepas sepatu di depan pintu sebelum masuk ruangan dan apakah ada tempat mencuci tangan di dekat suatu pintu.

Arjun Kaicker mengatakan bahwa tantangan yang terjadi sekarang, khususnya dengan desain tempat kerja/kantor, adalah mengurangi interaksi fisik secara langsung antarorang. Ini bukan perkara mudah karena budaya kerja modern saat ini adalah kolaborasi. Orang bertemu dan berdiskusi dalam jarak dekat di suatu ruang tertentu (bahkan di lorong-lorong kantor) untuk menemukan ide dan membangun relasi.

Chairul Amal Septono menyatakan bahwa untuk rumah yang paling penting adalah menggunakan material-material yang mudah dirawat dan dibersihkan.

Dengan kondisi saat ini, hal yang menjadi utama dari bidang arsitektur adalah perhatian terhadap unsur fisik, yaitu bagaimana sistem dan struktur yang diterapkan terhadap sebuah ruang, juga apa saja teknologi yang dipakai.

Sumber:

These Are the 7 Requests Clients Will Make Post COVID-19.

How the Coronavirus Will Reshape Architecture.

Pandemic Effect on Architecture Industry.

Arsitek Indonesia Ingatkan Pengendalian Cahaya dan Udara dalam Rumah Selama Pandemi COVID-19.

Quote about architecture: "In pure architecture the smallest detail should have a meaning or serve a purpose." *Augustus W. N. Pugin

Google dan data

Tulisan ini merupakan kurasi dari pencarian saya menggunakan search engine Google.

Saya melakukan aktivitas pencarian ini pada tanggal 6 Juli 2020.

Saya menghimpun informasi di luar website dan blog milik Google. Yang saya himpun adalah artikel atau post berdasar sebuah kata kunci.

Kata kunci yang saya gunakan adalah: google and data.

Berikut ini informasi yang saya peroleh:

Pertama. Dale Smith menulis:

Google mungkin mengumpulkan banyak data pribadi tentang penggunanya tanpa Anda sadari. Google mencatat setiap pencarian yang Anda lakukan dan setiap video YouTube yang Anda tonton. Google Maps mencatat ke mana pun Anda pergi, rute yang Anda gunakan untuk sampai di sana dan berapa lama Anda tinggal.

Google mengakui dapat melacak lokasi fisik Anda, bahkan jika Anda mematikan layanan lokasi, menggunakan informasi yang dikumpulkan dari Wi-Fi dan sinyal nirkabel lain yang berada di dekat ponsel Anda.

Sumber; CNET: Google collects a frightening amount of data about you. You can find and delete it now.

Kedua. Hannah Ritchie menulis:

Untuk mengatasi pandemi virus corona, negara-negara di seluruh dunia telah menerapkan serangkaian kebijakan ketat, termasuk ‘lockdowns’ dengan tinggal di rumah; penutupan sekolah dan tempat kerja; pembatalan acara dan pertemuan publik; dan pembatasan transportasi umum.

Langkah-langkah ini diterapkan untuk memperlambat penyebaran virus melalui penegakkan kebijakan menjaga jarak fisik antarmanusia. Seberapa efektifkah kebijakan? Apa dampaknya terhadap kehidupan dan cara orang di seluruh dunia bekerja?

Anda dapat memperoleh beberapa wawasan mengenai hal ini dari data yang disajikan Google dalam COVID-19 Community Mobile Reports. Menggunakan data anonim yang disediakan oleh aplikasi seperti Google Maps, Google mampu menghasilkan koleksi data (dataset) yang diperbarui secara teratur yang menunjukkan bagaimana berubahnya gerakan manusia selama pandemi terjadi.

Koleksi data (dataset) baru dari Google ini mengukur jumlah pengunjung ke kategori lokasi tertentu (misalnya: toko bahan makanan; taman; stasiun kereta api) setiap hari dan membandingkan perubahan secara relatif ini dengan hari-hari awal sebelum wabah pandemi terjadi.

Sumber; Our World in Data: Google Mobility Trends: How has the pandemic changed the movement of people around the world?

Ketiga. Bennett Cyphers menulis:

Meskipun perusahaan teknologi besar seperti Google tetap menjaga nyala lampunya melalui cara memanen dan memonetisasi data pribadi Anda, mereka dapat dengan cepat menyangkal skenario sulitnya dalam menukar hard drive yang penuh dengan data Anda dengan koper yang berisi penuh uang. Hukum California saat ini telah memberi mereka alasan lain bagi mereka untuk menyangkal dan membelokkan.

The California Consumer Privacy Act (CCPA) mulai berlaku pada 1 Januari 2020. Salah satu dampak terbesar dari aturan hukum ini adalah mengatur penjualan data: berdasarkan aturan hukum, setiap pertukaran informasi pribadi untuk "pertimbangan yang bernilai" adalah, dengan beberapa pengecualian, sebuah "penjualan." Perusahaan mana pun yang menjual data harus memberi penggunanya kesempatan untuk memilih keluar (opt out) dari penjualan tersebut, dan memfasilitasi penggunanya untuk keluar (opt out) dengan menempatkan "do not sell my data button" pada website perusahaan.

CCPA memberi warga California hak afirmatif untuk mengontrol bagaimana data pribadi mereka digunakan. Aturan hukum CCPA ini tidaklah cukup untuk memperbaiki masalah berkaitan penggunaan data pribadi oleh suatu perusahaan teknologi, tetapi merupakan langkah awal yang baik menuju reformasi privasi.

Diperlukan adanya aturan hukum yang lebih komprehensif yang memperlakukan privasi sebagai standar dan bukan pilihan. Tidak masuk akal untuk mengharapkan para pengguna memberitahu satu per satu setiap perusahaan dalam ekosistem teknologi yang luas bahwa mereka menginginkan privasi mereka. Perlu ada standar untuk pengumpulan data, penggunaan data, dan berbagi data.

Sumber; The Electronic Frontier Foundation (EFF): Google Says It Doesn’t 'Sell' Your Data. Here’s How the Company Shares, Monetizes, and Exploits It.

Keempat. Lily Hay Newman menulis:

Google telah dikritik karena mengumpulkan dan menyimpan data yang bahkan tidak disadari oleh penggunanya. Setahun yang lalu, Google menambahkan kontrol penghapusan otomatis (auto-delete controls) yang memungkinkan Anda mengatur akun Google Anda untuk menghapus riwayat —seperti aktivitas web dan app dan lokasi— setiap 3 bulan atau 18 bulan.

Pengumuman Google pada hari Rabu membalik kebijakan tersebut. Akun Google yang baru dibentuk akan secara otomatis menghapus aktivitas dan lokasi setiap 18 bulan secara default. Riwayat YouTube akan dihapus setiap 36 bulan. Namun, akun yang sudah lama aktif perlu mengaktifkan fitur ini secara proaktif karena Google tidak ingin memaksakan perubahan pada pengguna. Google sebenarnya ingin mempertahankan rekaman sejarah dari aktivitas para penggunanya.

Dari perspektif Google, idenya adalah untuk memberi para pengguna kenyamanan dan manfaat dari hal-hal seperti rekomendasi yang berasal dari mempertahankan sejarah 18 bulan, sambil menghilangkan penyimpanan yang tak terbatas. Tetapi meskipun para pengguna dapat memilih untuk drop-down dari default 18 bulan ke 3 bulan auto-delete, masih belum ada pilihan untuk menghapus data secara otomatis pada skala waktu yang lebih kecil, seperti seminggu sekali. Fitur hapus otomatis tersebut juga tak berlaku untuk layanan yang secara eksplisit dimaksudkan untuk penyimpanan data jangka panjang, seperti Gmail, Google Drive, dan Photos.

Sumber; Wired: Google Will Delete Your Data by Default—in 18 Months.

Quote about data: "You can have data without information, but you cannot have information without data." *Daniel Keys Moran

Menghadapi orang-orang yang sulit

Pernahkah Anda begitu kesulitan berbicara atau bekerja sama dengan orang-orang tertentu? Mereka adalah orang-orang yang sulit; mereka mungkin suka mengeluh, suka mengkritik, sering membuat penilaian negatif, tidak memiliki nalar yang runtut, atau hanya mau mendengar hal yang menyenangkan diri mereka saja. Orang-orang sulit (difficult people) semacam itu dapat membuat Anda bingung, jengkel, atau frustrasi. Bagaimana cara menghadapinya?

Brendon Burchard mengingatkan agar Anda tidak cepat marah terhadap orang-orang itu karena Anda mungkin tidak mengerti cerita mereka. Anda tidak tahu apa yang sebenarnya sedang mereka alami.

Jay Johnson mengatakan, “Each of us are a difficult person for someone else.” Ini semacam pengigat bahwa diri kita boleh jadi juga menimbulkan kesulitan bagi orang lain.

Orang-orang yang sulit itu bisa saja mengalami masalah yang sebenarnya sama seperti yang Anda hadapi. Mungkin di balik perilaku yang mereka tunjukkan itu, mereka sebenarnya mengatakan: ‘tolong bantu saya, tolong mengerti saya ya’.

Dalam pengalamannya, Gary Vaynerchuk tidak ingin ambil pusing ketika berhadapan dengan orang-orang yang sulit. Gary mengatakan kalau sejak awal ia ‘zero expectation of others’. Gary berusaha memandang permasalahan dengan orang-orang sulit itu secara kontekstual. Ia menggunakan hal itu sebagai kumpulan data terkait bisnisnya di masa depan. Ia kini mempunyai pengetahuan bagaimana menghadapi orang-orang semacam itu kelak.

Ketika Anda menghadapi orang-orang yang sulit, Brian Tracy mengatakan bahwa Anda perlu mundur sejenak. Berdiamlah, jangan berkata apa-apa, dan tersenyumlah. Dan ketika Anda mulai ingin membuka kembali komunikasi, mulailah dengan pertanyaan-pertanyaan.

Mengapa dengan pertanyaan? Karena dalam komunikasi, orang yang mengajukan pertanyaan adalah yang memiliki kendali.

Kebijaksanaan

Apa itu kebijaksanaan? Kebijaksanaan merupakan paduan dari pengetahuan, pengalaman, dan pemahaman mendalam mengenai hal-hal yang tidak pasti dalam hidup.

Para peneliti (Heidi Igarashi, Michael R. Levenson, Carolyn M. Aldwin) dalam studinya membedakan antara tiga jenis kebijaksanaan:

Pertama. Kebijaksanaan umum (general wisdom). Mereka yang memiliki kebijaksanaan umum mengerti hal-hal pragmatism yang mendasari kehidupan. Mereka memiliki pengetahuan dan penilaian tentang esensi kondisi manusia serta cara dan makna dari perencanaan, pengelolaan, dan pemahaman dari kehidupan yang baik.

Kedua. Kebijaksanaan pribadi (personal wisdom). Jenis kebijaksanaan ini memiliki perspektif tentang diri. Orang-orang dengan kebijaksanaan pribadi juga mengembangkan hubungan pribadi yang mendalam dan coping mechanisms yang membantu ketika mengalami situasi sulit seperti humor. Mereka memiliki toleransi terhadap nilai-nilai dan gaya hidup orang lain sebagaimana penerimaan diri.

Ketiga. Transendensi diri (self-transcendence). Komponen kebijaksanaan ini dikembangkan oleh orang yang mengembangkan spiritualitas mereka dan memiliki rasa keterikatan yang besar dengan generasi masa lalu dan masa depan. Mereka mengandalkan pada definisi internal diri daripada definisi eksternal diri.

Bila seseorang memiliki kebijaksanaan maka ia semestinya mampu melihat gambaran besar mengenai sebuah permasalahan, mampu memperhitungkan baragam sisi, dan tetap menjaga kesadaran bahwa dirinya tidak memiliki semua jawaban.

Sumber:

Reseach publication. Heidi Igarashi, Michael R. Levenson, Carolyn M. Aldwin. (2018). The Development of Wisdom: A Social Ecological Approach. The journals of gerontology. Series B, Psychological sciences and social sciences.