Jeda #2

Jeda #2.

Belajar dari peristiwa

Bila ada sebuah peristiwa dan kita punya kesempatan untuk mempelajari sesuatu dari peristiwa tersebut, apa yang kemudian terjadi pada diri kita?

Pertama. Kita tidak memberi tanggapan apa pun. Kita mengabaikan pelajaran yang ada pada peristiwa tersebut.

Kedua. Kita memperhatikan dan mengambil beberapa bagian saja dari peristiwa. Lalu kita mencari tahu proses yang berkaitan dengan sebab dan akibatnya.

Ketiga. Kita ingin tahu apa, bagaimana, dan mengapa sehubungan dengan keseluruhan peristiwa. Ini tentu membutuhkan waktu dan kesabaran.

Kepercayaan di era pemasaran digital

Di era pemasaran digital seperti sekarang, bagaimana Anda mengetahui siapa yang dapat dipercaya?

Yang memahami kekuatan interaksi personal; juga yang memahami dinamika dan pengaruh dari komunitas dan kesukuan atau rumpun (tribe).

Yang menghargai seni dan kemampuan bercerita (storytelling).

Yang mengutamakan transparansi, kedermawanan (generosity), dan hubungan jangka panjang.

Dunia jurnalistik perlu menyesuaikan diri

Dunia jurnalistik dan seluruh organisasi berita dari media arus utama menghadapi banyak tantangan, seperti perubahan dan perkembangan teknologi, tekanan finansial dari model bisnis yang dibuat, dan persaingan yang datang dari beragam sumber berita alternatif.

Apa saja yang perlu dilakukan? Berikut beberapa hal yang mungkin dapat dipertimbangkan:

Dengan munculnya banyak berita bohong, para jurnalis harus mempublikasikan konten secara cepat tetapi tidak boleh melakukan kekeliruan terhadap fakta-fakta yang disajikan.

Merekrut para jurnalis dan menempatkan para pemimpin senior dalam organisasi berita yang berasal dari latar belakang desain dan teknologi.

Para jurnalis membuat dan menyajikan konten melalui saluran-saluran yang terkait dengan dunia digital, seperti podcast dan video online.

Perusahaan media atau organisasi berita melibatkan lebih banyak suara kaum muda/remaja usia 15 hingga 21 tahun dengan memberi mereka kesempatan menyampaikan cerita mereka sendiri yang berhubungan dengan topik tertentu.

Menyediakan ruang lebih banyak terhadap opini atau suara pihak yang berposisi di tengah, bukan lagi pihak-pihak yang ada di kutub yang ekstrem (di kutub pro dan kontra).

Para jurnalis dan seluruh anggota organisasi berita perlu mengumpulkan, menganalisis, dan memahami bukti-bukti berbasis penelitian, khususnya yang terkait dengan psikologi sosial dari audiens media.

Karena berada di industri yang sama, perlu ada forum-forum bersama dari para jurnalis dan organisasi berita untuk saling belajar dan berbagi pengetahuan mengenai apa yang berhasil dan apa yang tidak secara terbuka.

Belajar lewat menggambar

Saya tidak pintar menggambar, tapi saya menyukainya. Namun, tiap kali mulai menggambar sesuatu, saya selalu takut. Saya takut kalau hasil gambar saya nantinya jelek, apalagi kalau ada orang yang melihat saya menggambar dan kemudian menilai.

Aktivitas menggambar seperti itu sebenarnya serupa dengan ketika kita melakukan atau membuat sesuatu dalam hidup, terutama untuk pertama kalinya.

Kita dapat belajar dari proses menggambar.

Sebagai awal menggambar, kita biasa mulai dengan membuat sketsa sebelum memulai gambar atau lukisan yang berskala besar. Kita dapat membuat beberapa pilihan sketsa terlebih dahulu.

Ketika menggambar, penghapus adalah teman yang utama. Gambar tidak pernah benar pada kali pertama. Kesalahan selalu dapat terjadi. Ada garis yang diulang-ulang dan ditegaskan, ada yang perlu digambar ulang, atau ada yang kemudian dihilangkan sama sekali.

Menggambar adalah soal menyempurnakan sedikit demi sedikit.

Konten yang selalu relevan

Dalam dunia penulisan atau pemasaran melalui konten, salah satu strategi promosi terbaik adalah menulis sesuatu yang selalu relevan untuk dibaca setiap waktu. Istilah umumnya adalah evergreen content.

Bentuk konten semacam ini bukanlah artikel berita atau informasi tentang sebuah tren terkini yang kemudian hilang begitu saja. Konten ini merupakan pemeriksaan mendalam terhadap suatu topik atau permasalahan. Konten ini selalu penting dan diperlukan untuk pembaca dalam jangka waktu yang lama.

Selalu ada yang diperoleh

Bila Anda melakukan sesuatu, Anda pasti mengharapkan tanggapan. Tentu yang paling diinginkan adalah tanggapan yang positif.

Namun, kenyataannya tidak semua yang Anda lakukan akan ditanggapi. Mungkin malah ada yang benar-benar tidak peduli.

Anda tak perlu berkecil hati karena apa pun upaya yang Anda lakukan, meski itu kecil atau bahkan aneh, memberi sumbangan terhadap pengetahuan dan pemahaman Anda mengenai proses.

Siapa yang berhak jadi teladan?

Kita biasanya punya orang yang diteladani. Orang yang kita kagumi bahkan kita ikuti perilaku atau gaya hidupnya. Orang yang kita dengar dan menjadi tempat kita bertanya.

Namun, pernahkah kita benar-benar mencari tahu seperti apa dan sejauh mana rekam jejak, jejaring, dan pengaruh orang-orang yang selama ini menjadi teladan, panutan, atau pemandu kita?

Hiruk pikuk informasi di internet

Saat ini, Anda dapat membuat media Anda sendiri di internet.

Anda dapat menciptakan dan memilih cerita Anda sendiri. Tapi Anda harus sadar dan peka, Anda bisa saja berkata-kata tapi tak menyampaikan pesan apa pun.

Pelajari amarah Anda

Di satu sisi, pelajari apa dan siapa yang membuatmu marah? Pelajari yang menjadi pemicu amarah Anda. Catatlah semua yang Anda pikirkan dan rasakan berkaitan dengan kemarahan tersebut. Ini merupakan bahan untuk evaluasi dan memahami diri Anda.

Di sisi lain, ketika Anda marah, Anda juga cenderung memiliki tekad. Bisa itu keinginan untuk membalas atau keinginan untuk melakukan sesuatu guna mencapai. Kelola energi kemarahan Anda dan sia-siakan. Ubahlah energi itu menjadi rencana aksi dalam rentang waktu tertentu.

Melakukan pemeriksaan ulang

Memeriksa ulang perlu dan sangat penting. Dalam hal apa pun.

Semua bidang membutuhkan semacam standard operating procedure (SOP) untuk melakukan pemeriksaan ulang. Beberapa contoh di antaranya yang sudah diketahui umum adalah bidang jurnalime dan medis.

Mengapa perlu memeriksa ulang? Karena selalu ada kemungkinan terjadi kesalahan.

Kabar oleh warga

Jurnalime warga kini semakin marak. Adanya blog dan beragam platform media sosial memberi kesempatan bagi para warga/masyarakat mengabarkan peristiwa secara mandiri, menyampaikan berita layaknya wartawan di media arus utama.

Sehubungan dengan proses atau kerja jurnalistiknya, para pewarta warga tetap perlu memperhatikan prosedur seperti yang biasa dilakukan oleh wartawan (atau peneliti), seperti menyajikan informasi secara akurat dan berimbang, tidak memihak, dan melindungi keamanan sumber.

Dalam rangka keamanan, para pewarta warga juga harus selalu menjaga keamanan perangkat dan alat komunikasi yang dipakai seperti laptop, komputer, handphone, dan telepon.

Berikut beberapa referensi untuk jurnalisme warga.

Wikipedia: Jurnalisme warga.

Global Investigative Journalism Conference, Safety and Security Resource Center.

The Committee to Protect Journalists, Safety Kit.

Mengapa membuat karya seni?

Dengan membuat karya seni, Anda mengomunikasikan sesuatu. Anda menyampaikan pikiran dan perasaan Anda. Anda menyampaikan pengetahuan dan pengalaman Anda.

Ketika Anda sedang membuat karya seni, Anda biasanya larut, menghayati, dan seolah tak merasakan waktu. Anda dapat merasakan kebebasan.

Menurut Seth Godin: art is what we're doing when we do our best work.

Tahu ada yang salah

Kalau kita tahu ada yang salah, apa yang kita lakukan?

Membiarkannya karena ada orang lain yang pasti akan memperbaikinya.

Mendatanya, mencari pemecahannya secepat mungkin, lalu membuat evaluasi, juga membuat catatan tentang apa yang dapat dipelajari.

Anda dapat memilih peduli atau tidak.

Tak bisa menyenangkan semua orang

Anda tak bisa membuat semua orang senang, terutama kalau yang Anda lakukan menimbulkan perubahan.

Kalau Anda berusaha keras menyenangkan semua orang, Anda mungkin menjadi lebih manipulatif. Orang juga bisa kehilangan kepercayaan terhadap Anda. Mengapa? Orang dapat membaca atau mendeteksi kalau Anda sebenarnya hanya mengatakan hal-hal yang ingin mereka dengar, bukan pendapat yang tulus dan apa adanya.

Melihat keluar dari diri sendiri

Melihat keluar dari diri sendiri bukan berarti sekadar membandingkan kondisi diri kita dengan orang lain. Bukan berarti mencari kebahagiaan dari orang lain.

Melihat keluar dari diri sendiri artinya kita mengalihkan perhatian kepada orang lain, tidak lagi hanya fokus pada diri kita. Kita mencoba melakukan hal-hal yang bermakna dan memberi kontribusi kepada orang lain.

Mulai dengan langkah kecil

Mulailah dengan langkah kecil sebagai awal.

Dengan begitu, Anda tidak membutuhkan banyak energi, lebih mudah mengatur waktu, dan dapat perlahan membangun kepercayaan diri dan menemukan momentum.

Bergerak menjemput kesempatan

Ayo bergerak. Kalau pintu lama belum juga terbuka, segera buka pintu-pintu baru. Di jaman internet ini, kalau hanya mengandalkan dapat bekerja baik saja dan menunggu urutan untuk dipanggil, tidak lagi menjamin keamanan dan pengembangan diri Anda.

Anda sekarang dapat membuat cerita, menyebarkan berita, berbagi pengetahuan, atau membantu memecahkan persoalan yang nyata dengan lebih cepat dan jangkauan yang lebih luas. Kini, peluang tersedia untuk siapa saja mau mengambil kesempatan.

Tentang daya produksi

Kemampuan organisasi untuk menghasilkan sesuatu datang dari interaksi antarorang yang saling bertukar kemampuan, keterampilan, dan gagasan.

Lalu bagaimana cara agar kemampuan menghasilkan itu dapat optimal? Orang harus diberi semangat dan diberi kepercayaan.

Menjadi populer

Anda mau populer? Ingin banyak orang memperhatikan dan mengenal Anda?

Menurut Randi Gunther, orang yang populer memiliki bebarapa karakter kepribadian di antaranya seperti penuh energi dan suka humor. Itu tentu populer yang positif karena ada juga orang yang populer karena melakukan hal-hal yang berbahaya atau bertindak dan berpendapat secara kontroversial.

Menjadi populer mungkin sebenarnya adalah memahami bagaimana pengaruh sosial bekerja. Memahami mengapa orang membicarakan dan menyebarluaskan atau berbagi suatu hal.

Pertanyaan berikutnya, jenis populer seperti apa yang ingin Anda peroleh?

Membuka pintu

Banyak hal yang kita nilai penting dan bermakna di dunia ini didasari kehendak seseorang untuk membuka pintu sebesar-besarnya agar orang lain bisa masuk dan menjelajah suatu ruang.

Banyak hal yang kita nilai penting dan bermakna di dunia ini diciptakan oleh orang-orang yang memiliki niat menjadikan sesuatu yang bermanfaat bagi sebanyak-banyaknya orang, niat untuk membuat sesuatu menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Tidak selesai dengan istilah

Pernahkah Anda mendengar istilah ini: restrukturisasi, revitalisasi, pengembangan budaya organisasi (organizational culture building)? Masih banyak juga istilah lain yang semuanya itu merupakan upaya perubahan yang diinginkan dan dilakukan sebuah organisasi atau institusi.

Namun, seperti apa hasilnya? Apakah organisasi atau institusi yang sudah mengadopsi istilah-istilah tersebut benar-benar menjadi lebih baik?

Dengan menggunakan istilah-istilah tertentu dan sekadar bertindak tak bisa menimbulkan perubahan seperti yang dicita-citakan. Mendorong diri sendiri untuk berubah bukan hal mudah. Menggerakkan orang lain untuk berubah lebih sulit lagi. Perubahan yang nyata benar-benar tidak nyaman.

Menumbuhkan daya untuk menentukan arah

Sediakan platform agar orang-orang dapat berkumpul, berbagi, bekerja sama, dan membuat prestasinya masing-masing.

Tugas Anda di platform adalah menyediakan diri untuk ditanya, tugas Anda mengarahkan bukan menentukan. Sampaikan harapan-harapan apa yang perlu dicapai agar orang-orang punya dorongan untuk belajar dan berupaya mencapai hasil yang terbaik versi mereka.

Dari semua proses tersebut, yang sebenarnya Anda coba picu adalah menumbuhkan kekuatan untuk mengarahkan diri sendiri (self-direction).

Bangkit kembali

Bangkit kembali dan ingin semua kembali dalam keadaan normal adalah harapan kita saat menghadapi permasalahan.

Tapi kalau sekadar kembali normal, itu sebenarnya standar wajar dalam perjalanan mengatasi permasalahan. Yang lebih menarik adalah memperhatikan peluang-peluang yang mungkin muncul ketika kita mengalami rintangan atau hambatan.

Merasa kewalahan

Merasa kewalahan itu wajar, tetapi yakinkan diri Anda bahwa itu hanyalah sementara.

Kuncinya kesadaran diri.

Jalan tak selalu lurus dan rata

Perjalanan Anda untuk sampai ke tujuan yang Anda cita-citakan seringkali sulit.

Jalan yang Anda lalui penuh belokan, kadang curam, penuh lobang, bahkan kadang buntu. Namun, apakah Anda berhenti atau melanjutkan?

Untuk mencapai semua apa yang Anda inginkan, bersediakah Anda menempuh perjalanan panjang? Maukah Anda mengambil risiko? Maukah Anda membuat keputusan yang di luar kebiasaan, keputusan yang tidak umum atau tidak popular?

Maukah Anda membuat komitmen secara penuh? Maukah Anda benar-benar bertanggung jawab pada apa yang Anda pilih? Maukah Anda berdisiplin dan bekerja keras?

Jenama (brand) adalah cerita dan reputasi

Di satu sisi, jenama (brand) adalah cerita tentang hubungan pribadi yang dimiliki oleh seseorang (pelanggan) dengan merek tertentu.

Cerita tersebut, menurut Seth Godin, meliputi harapan-harapan dan sejarah dan janji-janji serta isyarat-isyarat sosial dan emosi-emosi. Pilihan terhadap merek tertentu menjadi identifikasi diri. Seseorang mengekspresikan dirinya melalui apa yang ia beli dan bagaimana ia menggunakan apa yang ia beli.

Di sisi lain, sebagai pencipta atau pekarya, membangun penjenamaan diri (personal branding) berarti membangun reputasi.

Catatan:

Terjemahan brand menjadi jenama saya peroleh dari cuitan Ivan Lanin, seorang pecinta bahasa Indonesia.

Jemput peluang

Jangan menunggu dipilih orang. Orang tidak peduli dengan Anda. Mereka punya kebutuhan dan kesulitan dengan hidup mereka masing-masing.

Tentukan apa yang ingin Anda capai, lalu jemputlah sendiri kesempatan-kesempatan Anda.

Peristiwa-peristiwa yang Anda alami dan orang lain bukanlah hal yang mendefinisikan siapa diri Anda. Anda yang mendefinisikan diri Anda sendiri.

Brad Frost, Sistem Desain (Design Systems).

Dalam presentasinya di Web Conferences Amsterdam, The Technical Side of Design Systems, Brad Frost memberi penjelasan mengenai Sistem Desain (Design Systeems). Berikut beberapa poin presentasi yang saya salin dan catat:

- Sistem Desain (Design Systems) adalah seluruh cerita tentang bagaimana organisasi Anda mendesain dan membangun produk-produk digital.

- Hati dan jiwa dari sebuah sistem desain (design systems) adalah sebuah perpustakaan code dari komponen-komponen UI (user interface) yang dapat digunakan kembali untuk menggerakkan aplikasi-aplikasi perangkat lunak nyata.

- Keuntungan teknis dari sistem desain (design systems):

Mengurangi hutang teknis, lebih sedikit frontend spaghetti code.

Mempercepat produksi, lebih sedikit waktu untuk membuat code dari komponen-komponen UI yang umum digunakan dan lebih banyak waktu untuk membangun fitur dan produk yang nyata.

Produksi yang berkualitas tinggi, mematangkan dan melaksanakan praktik-praktik frontend terbaik; para anggota tim dapat fokus pada iterasi dan peningkatan daripada melakukan penciptaan kembali.

Mengurangi upaya-upaya QA, memusatkan tindakan pada tugas-tugas QA tertentu.

Berpotensi mengadopsi teknologi baru lebih cepat, sebuah sistem desain (design systems) dapat membantu membuat penambahan kerangka kerja/teknologi lebih mudah dikelola.

Referensi yang berguna, suatu sumber daya penting dan pusat untuk membangun praktik-praktik terbaik.

Fondasi yang ramah di masa depan, landasan untuk dilakukan modifikasi, perluasan, dan peningkatan yang berjalan seiring waktu.

Mengalami kemacetan

Anda sudah membuat rencana, sudah menyiapkan semua sumber daya, dan sudah bertindak, tetapi tidak ada perkembangan yang luar biasa. Hasilnya biasa-biasa saja atau bahkan mengecewakan. Anda mengalami kemacetan. Bagaimana cara mengatasinya?

Bertanyalah kepada orang lain, terutama yang tak terlibat dengan apa yang sedang Anda kerjakan. Anda dapat meminta saran atau masukan pada pasangan, teman, atau seorang ahli. Tujuannya memberi perspektif baru bagi Anda.

Anda dapat membaca buku, berjalan-jalan sambil melihat sekeliling, tidur, bermain-main atau berolahraga. Tujuannya memberi waktu istirahat dan membuat jarak dari apa yang dilakukan.

Yang mungkin lebih sederhana adalah ambil selembar kertas kosong, tulis semua yang Anda rencanakan dan akan lakukan mulai dari langkah awal. Seperti baru pertama kali akan Anda melakukannya, tentu kali ini dengan langkah, taktik, atau strategi yang sama sekali berbeda dengan yang sudah. Mulailah lagi dari nol.

Kelangkaan

Dr. Robert Cialdini, seorang ahli dalam persuasi, menyatakan bahwa berdasarkan prinsip kelangkaan, orang lebih tertarik terhadap pilihan-pilihan atau peluang-peluang yang langka, unik atau berkurang dalam ketersediaan.

Itu artinya kelangkaan dapat menciptakan nilai.

Dalam bisnis, jika produk atau jasa Anda menawarkan pemecahan masalah yang kompetitor Anda tidak dapat berikan maka bisnis Anda memiliki nilai yang menonjol.

Bila Anda memiliki keahlian yang dibutuhkan oleh banyak orang, tetapi hanya sedikit orang yang memiliki keahlian tersebut maka diri Anda sangatlah bernilai.